Gedung Balai Raya Aceh Sepakat Ditutup, Begini Nasib Penyewa yang Sudah Booking

Penyewa yang sudah terlanjur membooking bisa meminta kembali uang panjar kepada pengelola gedung.

Gedung Balai Raya Aceh Sepakat Ditutup, Begini Nasib Penyewa yang Sudah Booking
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Gedung Utama Balai Raya Aceh Sepakat di Medan Petisah ditempeli imbauan dan segel oleh massa ketika berunjukrasa, akhir pekan lalu. Massa mengingatkan gedung tersebut bukan milik pribadi melainkan harta wakaf. 

Laporan Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN – Gedung Balai Raya milik Aceh Sepakat di Jalan Mengkara, Medan Petisah, yang sering digunakan sebagai tempat resepsi pernikahan ditutup sementara terhitug mulai 18 November 2017.

Penutupan ini merupakan hasil keputusan bersama pengurus Yayasan Aceh Sepakat, DPP Aceh Sepakat, dan unsur Muspika Medan Petisah yang diwakili Camat Medan Petisah Parlindungan Nasution, Kapolsek Medan Baru Kompol Victor Ziliwu, dan dan Danramil Medan Barat.

“Pemakain gedung dibatasi hingga 18 November. Selanjutnya gedung ditutup atau tidak disewakan lagi,” kata Ketua Umum DPP Aceh Sepakat HM Husni Mustafa, Rabu (8/11/2017).

(Baca: Sanggar Seulaweuet UIN Ar Raniry Meriahkan Gelar Melayu Serumpun di Medan, Dihadiri 4 Negara Ini)

Husni mengakui penutupan sementara ini berkaitan dengan kasus hukum yang sedang memasuki tahap banding di PN Medan.

Sebelumnya PN Medan mengabulkan gugatan Husni Mustafa atas keberadaaan akta 13 Tahun 2011 Tentang Pendirian Yayasan Aceh Sepakat.

Hakim menyatakan gedung Balai Raya Aceh Sepakat merupakan aset yang terdaftar pada akta Nomor 25 Tahun 2001.

(Baca: Awas! Ini 6 Dampak Buruk Bagi Pelaku Selingkuh Meski Tak Ketahuan, Bisa Tertular Penyakit Kelamin)

“Ditutup sampai batas waktu tidak ditentukan. Artinya hingga ada putusan inkrah dari pengadilan,” lanjut Husni.

Sekretaris DPP Aceh Sepakat T Arifin Husein menambahkan, dalam petemuan itu telah disepakati penyewa yang sudah terlanjur membooking bisa meminta kembali uang panjar kepada pengelola gedung.

(Baca: Ingat Rahmi Idola Cilik 2 Asal Aceh? Sekarang Sudah Gadis dan Cantik Banget, Bikin Cowok Naksir)

Dalam hal ini kata dia, DPP Aceh Sepakat tidak tahu-menahu, karena tidak pernah terlibat dalam penyewaan gedung.

“Justru DPP Aceh Sepakat sudah mengumumkan kalau gedung tidak disewakan lagi terhitung 15 Septermber 2017. Jadi DPP tidak pernah terlibat dalam bisnis sewa-menyewa,” kata dia.(*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved