SerambiIndonesia/

Citizen Reporter

Belajar Ekonomi Kreatif di Boston

SAYA berasal dari Sabang, ingin berbagi cerita tentang program yang sedang saya ikuti di Amerika Serikat (AS) sejak 10 Oktober-16 November 2017

Belajar Ekonomi Kreatif di Boston
HIJRAH SAPUTRA

HIJRAH SAPUTRA, pemilik Piyoh Design dan founder The-Leader.id, terpilih ikut Program The Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Profesional Fellows Economic Empowerment Fall 2017 mewakili Indonesia, melaporkan dari Boston, Amerika Serikat

SAYA berasal dari Sabang, ingin berbagi cerita tentang program yang sedang saya ikuti di Amerika Serikat (AS) sejak 10 Oktober-16 November 2017.

Program YSEALI Fully Funded (bebas biaya) ini merupakan inisiatif dari Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama yang ditujukan untuk para calon pemimpin muda di ASEAN. Tujuannya untuk mengasah kepemimpinan para profesional muda yang menekuni bidangnya, terutama di bidang ekonomi. Program ini juga dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman antara negara ASEAN dengan Amerika, membuka peluang kerja sama dengan negara-negara lain, karena program ini sudah memiliki jejaring anak muda di seluruh dunia.

Kami dipilih mewakili sepuluh negara ASEAN setelah melalui proses seleksi berkas dan wawancara. Setelah melewati seleksi sekitar 300 orang, sebanyak 31 fellows (penerima beasiswa) dari seluruh negara ASEAN terpilih untuk mengikuti program YSEALI Professional Fellow 2017 ini di AS.

Dari Indonesia, terpilih enam peserta, yaitu saya dari Aceh, Annisa Hasanah (Bogor), Muhammad Romdhoni (Bandung), Vidya Spay (Solo), Nazarudin (Makassar), dan Tisha Rumbewas (Jayapura).

Saya dikategorikan sebagai wirausaha muda kreatif dan seorang social entrepreneur dari kota paling barat Indonesia, Kota Sabang. Saya membuat desain dan produk kreatif untuk membantu perkembangan sektor pariwisata di Sabang, Banda Aceh, dan Provinsi Aceh secara umum. Saya juga termasuk ke dalam daftar 32 anak muda Indonesia yang memiliki pengaruh positif versi UNFPA tahun 2015.

Selain itu, saya memiliki organisasi kepemudaan yang bergerak untuk membantu anak-anak muda mengembangkan potensi dirinya dan mewujudkan mimpinya dengan program Dreammaker dan Dreammaker Institute. Saya juga aktif menulis dan membuat komunitas menulis positif tentang Aceh di Gam Inong Blogger.

Selaku fellow yang terpilih untuk menghabiskan waktu enam minggu di AS, kami disebar ke seluruh penjuru AS, mendapatkan satu worksite sebagai tempat belajar selama empat pekan, dan dua pekan lagi di Washington DC untuk orientasi dan kongres dengan seluruh peserta yang berasal dari berbagai belahan dunia.

American Council International Education selaku organizer dari Program YSEALI Professional Fellow menempatkan saya di Artists For Humanity, Boston, Massachusetts, AS. Salah satu perusahaan wirausaha kreatif sosial yang membantu anak-anak muda kreatif, terutama anak-anak sekolah tingkat atas di Boston, untuk terus berkarya dan membantu pendidikan mereka.

Selain itu, seluruh fellow tinggal dengan host family, orang AS, hal ini bertujuan untuk merasakan kehidupan masyarakat Amerika yang sesungguhnya dan juga bertukar kebudayaan antara negara ASEAN dengan Amerika Serikat.

Program ini memiliki konsep experience based learning, sehingga seluruh fellow harus berinisiatif tinggi dan aktif selama proses belajar yang nantinya akan berguna untuk melanjutkan pengembangan program yang sudah mereka jalankan di negara asal.

Selain mempelajari tentang ekonomi kreatif dan bisnis sosial, saya juga merasakan langsung tinggal dengan orang asli Amerika. Saya sangat berharap agar bisa memperkenalkan Sabang, Aceh, dan Indonesia kepada orang Amerika. Saya pikir, inilah kesempatan yang luar biasa bagi saya karena banyak sekali rumor jelek yang beredar tentang Aceh dan Indonesia, jadi ini kesempatan untuk menjelaskan dan memperkenalkan langsung kepada orang di Amerika bahwa kita ada dan punya potensi wisata yang bisa jadi pilihan untuk mereka kunjungi.

Saya juga berharap nantinya akan terbuka banyak kesempatan bagi anak-anak muda Aceh untuk belajar dan bekerja sama dengan Amerika Serikat. Semoga menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak-anak muda Aceh dan Indonesia. Khusus bagi yang mau ikutan program ini tahun depan sudah dibuka kesempatannya hingga bulan ini. Silakan dicoba.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help