SerambiIndonesia/

Harga Elpiji 12 Kg dan Bright Gas Naik

Harga elpiji nonsubsidi ukuran tabung 12 kilogram (kg) serta bright gas 12 kg dan 5,5 kg naik masing-masing Rp 10.000/tabung

Harga Elpiji 12 Kg  dan Bright Gas Naik
Tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram di gudang salah satu agen resmi LPG Pertamina di Gampong Lambhuk, Banda Aceh, Minggu (5/1). SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Harga elpiji nonsubsidi ukuran tabung 12 kilogram (kg) serta bright gas 12 kg dan 5,5 kg naik masing-masing Rp 10.000/tabung dan Rp 5.000/tabung. Kenaikan harga ini sudah mulai berlaku 8 November lalu di seluruh Aceh.

Sales Executive LPG Aceh, Yogi Indra yang dikonfirmasi Serambi, Jumat (10/11), menyebutkan, untuk wilayah Banda Aceh dan sekitarnya, elpiji 12 kg naik dari Rp 135 ribu menjadi Rp 145 ribu/tabung. Sementara bright gas 12 kg naik dari Rp 137 ribu menjadi Rp 147 ribu/tabung, dan bright gas 5,5 kg naik dari Rp 62.500 menjadi Rp 67.500/tabung.

“Itu merupakan harga jual agen ke konsumen. Sementara arga paket trade in atau penukaran tabung elpiji 3 kg ke bright gas 5,5 kg di Aceh tidak berubah,” katanya.

Secara terpisah, Unit Manager Communication and CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I, Rudi Ariffianto yang dikonfirmasi, kemarin, menyampaikan kenaikan harga ini akibat harga beli elpiji di pasar dunia (CP Aramco) naik sekitar 70-80 dolar/MT. Selain itu, pelemahan kurs rupiah terhadap dolar juga ikut berperan mempengaruhi harga jual elpiji.

Untuk stok, sebutnya, baik elpiji PSO maupun elpiji non-PSO di wilayah Aceh persediaanya cukup. Menurutnya, penyaluran harian elpiji PSO adalah 90 ton/hari melalui 64 agen dan 2.126 pangkalan. Sedangkan elpiji non PSO, penyaluran harian 7 ton/hari melalui 32 agen dan 1.550 pangkalan.

“Akibat kenaikan harga bahan baku elpiji dan kurs dolar hingga akhir tahun, serta mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Elpiji, maka Pertamina melakukan aksi korporasi berupa penyesuaian harga untuk produk elpiji nonsubsidi,” pungkasnya.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help