SerambiIndonesia/

Isteri Tikam Suami

Nurlaili binti Ahmad (49), ibu rumah tangga asal Desa Teungoh Geulumpang Tujoh, Kecamatan Matangkuli

Isteri Tikam Suami
AHMAD UNTUNG SURIANATA, Kapolres Aceh Utara

* Tak Terima Dimadu

LHOKSUKON - Nurlaili binti Ahmad (49), ibu rumah tangga asal Desa Teungoh Geulumpang Tujoh, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara ditangkap polisi pada Jumat (10/11) sekitar pukul 22.50 WIB, karena menganiaya suaminya sendiri, Safwan bin Kasem (47), dengan cara menikam dengan pisau pada bagian perut. Wanita yang berprofesi sebagai tukang jahit tersebut nekat membacok karena tak terima suaminya menikah lagi.

Informasi yang diperoleh Serambi, kejadian tersebut berawal ketika Nurlaili menjemput suaminya Safwan di rumah istri mudanya, Desa Ceubrek Tunong, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara dengan menggunakan sepeda motor. Lalu, keduanya pulang ke rumah mereka di Desa Teungoh Geulumpang Tujoh.

Sebelum masuk ke rumah, keduanya terlibat adu mulut. Tersangka marah kepada suaminya karena sudah menikah dengan perempuan lain di Kecamatan Syamtalira Aron. Sedangkan tersangka mengaku belum diceraikan. “Lalu tersangka masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah pisau di dapur, selanjutnya pelaku mendatangi korban yang ketika itu masih berdiri di luar rumah,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasubbag Humas AKP Jafaruddin kepada Serambi, kemarin.

Begitu berada dekat Safwan, kata Kasubbag Humas, tersangka langsung mengayunkan pisau yang ada di tangannya ke perut Safwan, sehingga perut korban mengalami luka dan mengeluarkan darah. “Lalu korban berlari keluar dari pekarangan rumah sambil memegang perutnya serta meminta tolong kepada warga,” ujar AKP Jafaruddin

Tidak lama kemudian, warga pun berdatangan untuk meleraikan pertengkaran dan memberitahukan kejadian tersebut kepada personel Polsek Matangkuli. “Setelah mengetahui kejadian itu, petugas polsek langsung ke lokasi untuk mengamankan pelaku agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Petugas juga sudah memasang police line di lokasi untuk proses penyelidikan selanjutnya,” tandasnya.

Kasubbag Humas Polres Aceh Utara, AKP Jafaruddin menambahkan, setelah tiba di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dapur. “Sedangkan korban langsung dibawa ke RSUD Cut Meutia Aceh Utara untuk mendapat pertolongan medis. Sementara tersangka masih ditahan di Polsek Matangkuli untuk proses hukum selanjutnya,” pungkasnya.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help