SerambiIndonesia/

Ini Bahaya Tinggal di Dekat Jalan Raya Secara Medis, Begini Penjelasannya

Bila anda tinggal di pinggir jalan raya atau wilayah berpolusi tinggi, waspadalah akan penyakit tulang rapuh pada usia lanjut

Ini Bahaya Tinggal di Dekat Jalan Raya Secara Medis, Begini Penjelasannya
Penelitian di China menemukan polusi di kota mempengaruhi kualitas sperma kaum pria. (ABC) 

SERAMBINEWS.COM - Harapan semua orang adalah memiliki rumah yang menjadi tempat berlindung sampai hari tua.

Namun, lokasi rumah yang salah, bisa mempengaruhi kondisi kesehatan bagi penghuninya.

Bila anda tinggal di pinggir jalan raya atau wilayah berpolusi tinggi, waspadalah akan penyakit tulang rapuh pada usia lanjut.

Baca: RSUD-YA Tapaktuan Punya Dua Alat Medis Canggih Baru, Pasien Aceh Selatan tak Perlu ke Banda Aceh

Hal ini dibuktikan oleh peneliti dari Universitas Columbia, New York, yang memperoleh data bahwa sembilan juta orang yang tinggal di pinggir jalan raya, terpapar emisi kendaraan.

Dalam penelitian tersebut dikatakan bahwa polusi dari emisi kendaraan ternyata mempengaruhi hormon kunci dan mineral tulang, yang memicu penyakit osteoporosis.

Menurut Andrea Baccarelli, ahli Kesehatan Publik di Universitas Columbia yang terlibat dalam penelitian ini, udara yang bersih sangat membantu kesehatan tulang dan mencegah patah tulang pada seseorang.

Baca: Pelayanan Kesehatan Dinilai Bobrok, Mahasiswa Tuntut Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat Mundur

"Namun sayangnya, dalam beberapa dekade terakhir, polusi udara semakin parah dan mengakibatkan masalah pernafasan dan sakit jantung, kanker, dan osteoporosis," katanya seperti dikutip di The Telegraph.

Untuk itu, dalam penelitian yang diterbitkan jurnal Lancet, Baccarelli mengajak orang-orang untuk memperbanyak mengkonsumsi vitamin B, khususnya yang tinggal di pinggir jalan raya.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help