SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Lini Depan KNFC Diasah

Skuad Kuala Nanggroe (KNFC) berhasil memukul dua jagoan Liga 3 asal Sumatera Utara dalam tur uji coba persiapan

Lini Depan KNFC Diasah
PELATIH Persiraja, Anwar memberikan instruksi kepada pemain sebelum melakoni partai uji coba melawan Kuala Nanggroe (KNFC) di Stadion H Dimurthala, Lampineung. 

MEDAN - Skuad Kuala Nanggroe (KNFC) berhasil memukul dua jagoan Liga 3 asal Sumatera Utara dalam tur uji coba persiapan menghadapi babak 32 besar Liga 3. Meski menorehkan hasil memuaskan, the red white tetap harus lebih mengasah lini serang.

Uji coba terakhir dilakukan KNFC dengan menantang PSDS Deliserdang di stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu (11/11). Pertandingan yang berhasil dimenangkan KNFC 2-1 ini berlangsung ketat sepanjang 90 menit. Hal ini sebenarnya sudah diprediksi sejak awal, mengingat PSDS maupun KNFC merupakan jawara Liga 3 di masing-masing daerah.

Dua gol kemenangan KNFC disumbangkan Mulyadi dan Ihsan Ayub pada babak kedua. Proses kedua gol terbilang mirip, yaitu sama-sama dihasilkan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Sedangkan satu-satunya gol tuan rumah dihasilkan Wawan juga di babak kedua.

Tim asal Banda Aceh ini sebenarnya berpeluang menambah keunggulan, setelah Arif Panigah dijatuhkan di areal kotak penalti PSDS. Tapi anehnya, meski wasit meniupkan peluit tanda pelanggaran, wasit tidak menunjuk titik putih. Pelanggaran tersebut hanya diganjar tendangan bebas. Keputusan wasit ini sempat dicemooh pendukung PSDS sendiri, karena sangat jelas pelanggaran berada di dalam kotak penalti.

Kekuatan KNFC sebelumnya juga sudah dirasakan runner up Liga 3 Sumatera Utara, PSK USU. Tim besutan Sabda Lumbantoruan itu dibekuk dua gol tanpa balas di Stadion DR TD Pardede, Medan, Kamis (9/11). Namun dua kemenangan ini bukan tanpa catatan. Lini depan KNFC terlihat masih kesulitan menyelesaikan peluang di mulut gawang lawan.

Tiga dari empat gol yang terjadi KNFC dalam tur ini diciptkan pemain tengah melalui tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Rizki Fajar satu-satunya penyerang yang berhasil menciptkan gol kala menaklukkan PSK USU 2-0. Namun gol ini lebih disebabkan blunder kiper lawan yang tidak sempurna menangkap bola hingga akhirnya jatuh dan menggelinding ke dalam gawang.

Pelatih KNFC Azhari cukup menyadari masalah ini. Ia pun bersyukur titik lemah ini terlihat dalam pertandingan uji coba, sehingga masih ada waktu untuk dibenahi. “Sebenarnya semua hasil dari dua uji coba ini akan dievaluasi. Termasuk sektor depan, nanti akan kami benahi lagi,” kata Azhari, seusai pertandingan.

Terlepas dari itu, kubu PSDS mengakui keunggulan KNFC. Penasihat teknis mereka, Syahrial Effendi mengatakan Nanda Lubis cs bermain sangat baik ketika bertahan maupun dalam membangun serangan. Syahrial juga mengagumi kecepatan para pemain KNFC. “Koletivitas mereka dalam bertahan dan menyerang cukup bagus. Kecepatan mereka juga bagus,” kata Syahrial.

Pelatih KNFC, Azhari sangat mensyukuri dua kemenangan di Sumatera Utara. Mental disebutnya sebagai faktor utama kemenangan itu. “Anak-anak menunjukkan mental yang kuat untuk menang. Saya rasa ini modal bagus untuk menghadapi babak 32 besar di Pulau Jawa,” kata Azhari.

Diakuinya kalau uji coba ke Sumatera Utara memang untuk melihat reaksi mental anak asuhnya ketika bermain di bawah tekanan pendukung lawan. Azhari bermaksud ingin memberikan gambaran kepada anak didiknya kondisi pertandingan di Jawa nanti.

Tes ini pun disebutnya sudah lulus, karena tim yang dikapteni Nanda Lubis ini tidak terpengaruh dengan intimidasi suporter tuan rumah. Lebih jauh dari itu, para pemain ternyata tak terpancing permainan keras lawan, dan semangat bertanding tidak surut ketika dicurangi wasit.

Sebaga contoh kata dia, gairah anak didiknya untuk menang tidak surut ketika wasit tidak memberikan penalti ketika Arif Fanigah dijatuhkan di kotak penalti PSDS Deliserdang. “Reaksi mereka ketika dicurangi wasit juga tidak berlebihan. Semangat untuk mencetak gol tetap tinggi. Saya sangat mengapresiasi ini,” ujar pelatih berlisensi C Nasional ini.(mad)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help