SerambiIndonesia/

Dewan tak Bahas RAPBK Perubahan

Badan Anggaran (Banggar) DPRK Kota Lhokseumawe sampai Selasa (14/11) belum bisa membahas Rancangan APBK

Dewan tak Bahas RAPBK Perubahan
MUKHLIS AZHAR, Anggota Banggar DPRK Lhokseumawe

* Eksekutif belum Serahkan Buku Rancangan

LHOKSEUMAWE - Badan Anggaran (Banggar) DPRK Kota Lhokseumawe sampai Selasa (14/11) belum bisa membahas Rancangan APBK Perubahan 2017, lantaran eksekutif belum melampirkan buka rancangan APBK Perubahan. Pihak eksekutif sebetulnya pada akhir Oktober 2017 lalu telah menyerahkan draf APBK Perubahan 2017, namun tidak disertai dengan buku rancangan tersebut.

“Penyerahan Rancangan APBK Perubahan melalui rapat paripurna terkesan hanya simbolis saja. Karena setelah selesai paripurna, sampai kini buku rancangannya tidak diberikan eksekutif,” ungkap anggota Banggar DPRK Lhokseumawe, Mukhlis Azhar.

Dengan belum diserahkan buku Rancangan APBK Perubahan, kata Mukhlis, Banggar tidak akan bisa melakukan pembahasan. Mukhlis mengaku tidak tahu penyebab eksekutif belum menyerahkannya.

“Kita merasa aneh dengan kondisi sekarang ini. Kenapa setelah adanya rapat paripurna penyerahan Rancangan APBK Perubahan, buku rancangannya tidak diberikan,” katanya.

Bila dilihat dari tahun anggaran 2017, sebut Politisi Hanura tersebut, tersisa hanya sekitar satu bulan lagi. Belum lagi waktu yang diperlukan pihak Banggar untuk melakukan pembahasan. Itu sebabnya dia memprediksi bahwa proses pembangunan sebagaimana nantinya akan tersusun dalam APBK Perubahan tidak akan bisa tuntas direalisasikan. “Intinya, yang kita harapkan sekarang agar pihak eksekutif segera menyerahkan buku rancangan untuk bisa kami bahas,” harapnya.

Ditambahkan Mukhlis Azhar, persoalan yang sama sebenarnya juga terjadi pada Rancangan KUA-PPAS tahun 2018. Pada Agustus 2017 lalu, pihak eksekutif dalam rapat paripurna juga telah menyerahkan rancangan tersebut, namun buku Rancangan KAU-PPAS tetap belum diserahkan sampai sekarang. Sehingga dia memprediksi pengesahan APBK 2018 akan molor. “Rancangan KUA-PPAS juga kita harapkan segera diserahkan ke kami untuk dibahas,” pungkas Muklis Azhar.

Sekdako Lhokseumawe Bukhari AKS menyebutkan, tertundanya penyerahan buku Rancangan APBK Perubahan 2017 dan Rancangan KUA-PPAS tahun 2018 ke Banggar DPRK Lhokseumawe karena perlunya penyesuaian kembali. “Tapi, pastinya dalam pekan ini Rancangan APBK Perubahan dan Rancangan KUA-PPAS 2018 akan kita serahkan sekaligus ke dewan. Kita pastikan juga pelaksanaan pekerjaan yang ada dalam APBK Perubahan nantinya tetap bisa tuntas di akhir tahun ini,” demikian Bukhari AKS. (bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help