SerambiIndonesia/

Pengusaha Travel Ikut Aceh Travel Mart 2017

Para pengusaha travel nusantara dan beberapa negera Asean akan mengikuti Aceh Travel Mart (ATM) 2017

Pengusaha Travel Ikut Aceh Travel Mart 2017
ist
Logo Travel Mart 

BANDA ACEH – Para pengusaha travel nusantara dan beberapa negera Asean akan mengikuti Aceh Travel Mart (ATM) 2017 yang diselenggarakan DPD ASPPI Aceh di Banda Aceh dan Sabang, 3-6 Desember 2017.

Ketua DPD ASPPI Aceh, Dedy T Zaimy didampingi Ketua Dewas ASPPI Aceh, Umar Machtub, Sekretaris dan wakil sekretaris ATM, Andi dan Ir Akhyar Ibrahim hingga, Senin (13/11), mengatakan, jumlah buyer (pengusaha travel) yang sudah mendaftar mencapai 126 perusahaan, dari dari target sebanyak 125 peserta.

Jumlah itu, kata Dedy yang didampingi tim buyer dan seler Panitia ATM 2017, Fitiriana, Miftahuljannah, dan Nelly Sihombing, belum termasuk wakil dari DPP ASPPI dan ketua-ketua DPD ASPPI se-Indonesia yang jumlahnya mencapai 25 orang.

Menurut Dedy, pengurus DPP dan DPD ASPPI umumnya dari kalangan pengusaha travel di daerah masing-masing. Sesuai data di tim buyer yang sudah mendaftar dan sudah bayar hingga Sabtu sudah mencapai seratusan peserta yang berasal dari Kualalumpur (Malaysia), Batam, Jakarta, Medan, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, Bali, dan sejumlah kota lainnya.

Selain peserta buyer yang sudah melampaui target, kata Dedy, ada juga Pemerintah Daerah dari luar Aceh yang sudah memastikan ikut untuk menjadi seller di ATM 2017. “Pemkab Nias Selatan, secara khusus sudah meminta panitia untuk bisa berpartispasi pada event berskala nasional pertama yang diselenggarakan DPD ASPPI di Aceh sebagai seller,” katanya.

Sedangkan dari Aceh, baru Pemkab Aceh Selatan yang mamastikan ikut sebagai seller. Sementara itu, Walikota dan Wakil Walokota Sabang, Nazaruddin dan Suraja serta BPKS Sabang secara khusus sudah menyatakan ikut mendukung program Aceh Travel Mart 2017 dan siap menjamu peserta saat post tour di Sabang.

Dedy mengharapkan beberapa Pemko dan Pemkab di Aceh yang memiliki destidinasi wisata bisa menjadi seller. “Kita berharap, ATM ini bisa menjadi ajang penjualan produk wisata Aceh secara keseluruhan, tak hanya Banda Aceh dan Sabang, tapi juga seluruh Aceh,” katanya.(sir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help