SerambiIndonesia/

Puluhan Perawat Dipaksa Menari Erotis di Depan Petinggi Rumah Sakit, Pihak Berwenang Investigasi

Perawat yang mengunggah video itu nampaknya ingin mengatakan kondisi ini bukan yang pertama kali.

Puluhan Perawat Dipaksa Menari Erotis di Depan Petinggi Rumah Sakit, Pihak Berwenang Investigasi
Korea Times
Puluhan perawat baru dipaksa menari erotis di hadapan para petinggi sebuah rumah sakit di Korea Selatan. 

SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Sebuah video mengejutkan yang menampilkan para perawat dipaksa menari erotis di hadapan para petinggi sebuahrumah sakit di Korea Selatan menjadi viral di dunia maya.

Video itu muncul pekan lalu setelah seorang perawat mengunggahnya ke media sosial tentang apa yang terjadi dalam ajang kompetisi olahraga tahunan bulan lalu.

Dalam video itu diperlihatkan para perawat mengenakan pakaian yang "menggoda" menari dengan gaya erotis yang jelas sekali sudah dilatih berkali-kali.

Perawat yang mengunggah video itu nampaknya ingin mengatakan kondisi ini bukan yang pertama kali.

(Baca: Lagi, Kelompok Bersenjata Serang Anggota Brimob di Papua, Satu Orang Tewas dan Satu Luka-luka)

"Mereka yang dipaksa menari biasanya adalah para perawat baru yang tak bisa menolak perintah semacam itu," kata perawat itu dalam komentar yang mengikuti unggahan videonya.

"Kami dipaksa menari di depan para petinggi rumah sakit yang duduk berdampingan di meja yang amat panjang," tambah dia.

Kisah ini pertama kali dimunculkan sebuah media online Korea Selatan YTN yang menyebut para perawat itu harus berlatih tiga sampai empat jam sehari untuk pementasan tari erotis tersebut.

Salah satu perawat, masih ujar YTN, tetap dipaksa menari meski sedang mengandung. Dia tak bisa menolak karena takut kehilangan pekerjaan.

(Baca: Jika Tak Ada Tindak Pidana, Kapolri Janji Kasus Pimpinan KPK Dihentikan)

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help