SerambiIndonesia/

Sebelum Tewas Bersimbah Darah, Bu Bidan Melawan Habis-habisan

Kasus pembunuhan Nursiah binti Ibrahim (42) oleh pelaku yang tak lain adalah suaminya sendiri, Hamdani

Sebelum Tewas Bersimbah Darah, Bu Bidan Melawan Habis-habisan
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Hamdani bin Rusli (Kiri) pelaku pembunuhan menghabisi istrinya bidan Nursiah binti Ibrahim yang diperankan oleh anggota Polwan pada reka ulang di Polres Pidie, Selasa (14/11/2017). 

SIGLI - Kasus pembunuhan Nursiah binti Ibrahim (42) oleh pelaku yang tak lain adalah suaminya sendiri, Hamdani bin Rusli (46) terungkap begitu sadis. Sebelum tewas bersimbah darah dengan luka bacokan dan tusukan di hampir seluruh bagian tubuhnya, ternyata Bu Bidan Nursiah sempat melakukan perlawanan habis-habisan bahkan sempat dua kali menjatuhkan pelaku.

Jalan cerita pembunuhan sadis tersebut terungkap pada reka ulang (rekonstruksi) yang dilakukan oleh penyidik Polri di kompleks Mapolres Pidie di Sigli, Selasa (14/11). Pembunuhan itu sendiri terjadi di depan ibu kandung pelaku yang juga ibu mertua korban.

Kasus itu sendiri terjadi pada 29 Agustus 2017 sekira pukul 15.00 WIB di rumah orangtua pelaku, Gampong Beulangong Basah, Kemukiman Ujong Rimba, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie.

Reka ulang sebanyak 40 adegan itu berawal ketika Bidan Nursiah (diperankan oleh Bripka Evi Zulma) sedang duduk dengan ibu mertuanya, Nuraini yang diperankan oleh Ernawati di ruangan tamu rumah mereka. Tiba-tiba antara pelaku dengan korban terlibat cekcok ketika korban tidak mau diajak ke luar rumah oleh pelaku. Nursiah tetap bersikeras duduk di samping ibu mertuanya.

Di ujung cekcok itu, tiba-tiba pelaku yang memegang pisau dapur menusuk korban beberapa kali pada bagian perut. Korban sempat melawan dan menolak pelaku hingga terjatuh.

Dalam keadaan kalap, pelaku bangkit dan kembali menusuk korban namun tusukan tersebut sempat ditangkis oleh korban sambil melakukan perlawanan menyebabkan pelaku terjatuh untuk kedua kalinya dan kemudian memilih ke luar rumah.

Wawak pelaku, Surmiyati binti Husien yang diperankan oleh Bripda Julia membawa korban yang berlumuran darah ke rumahnya yang terpaut beberapa meter dan disembunyikan ke dalam kamar.

Namun, pelaku tetap mencari korban dengan membawa parang dan memaksa membuka pintu kamar mengajak korban ke luar kamar.

Percekcokan terjadi lagi yang akhirnya pelaku menebas pinggang korban beberapa kali sehingga sempat terdengar permintaan cukup dari mulut korban.

“Tapi pelaku tidak menggubris dan dengan membabi buta menebas punggung, leher hingga bagian muka korban,” kata Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan SIK melalui Kasatreskrim AKP Syamsul SH menceritakan jalannya rekonstruksi.

Setelah korban tersungkur ke lantai dengan posisi teletang bersimpah darah, pelaku dengan penuh percaya diri mengambil gelang emas pada lengan kiri istrinya yang diperkirakan 15 mayam. Sambil membuka gelang emas itu, pelaku meminta maaf dengan mengatakan. “emas ini saya ambil karena selama ini tidak memiliki uang.” Selanjutnya pelaku berangkat meninggalkan korban bersimbah darah. “Tim medis menemukan 24 tusukan di tubuh almarhumah Nursiah,” kata Kapolres Pidie.(c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help