SerambiIndonesia/

Tafakur

Mengingkari Sumpah

Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta, mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka

Mengingkari Sumpah

Oleh: Jarjani Usman

“Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta. Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah” (QS. Al-Munafiqun: 1-2).

Sumpah begitu mudah diucapkan oleh kebanyakan orang. Termasuk sumpah untuk menjadi pelayan rakyat banyak. Padahal tak sedikit di antara orang yang telah bersumpah mengabaikan sumpahnya. Di saat harus melayani urusan rakyat, malah mempersulit atau menambah panjang urusan. Tujuannya agar memperoleh tambahan uang ini itu. Datang untuk melayani rakyat juga tak jarang terlambat. Saat melayaninya juga kadangkala bersikap layaknya bukan sebagai pelayan, tetapi bos yang diharus dilayani. Inilah di antara wujud adanya pengingkaran terhadap sumpah.

Padahal sumpah dilakukan dengan menyebut nama Allah. Dengan kata lain, nama Allah dijadikan jaminan bahwa yang disumpah akan bekerja dengan sebaik-baiknya dan mengabdi sepenuh hati walaupun kita tak mampu melihatnya. Allah tentunya ikut menyaksikannya dan mendengar ketika namaNya disebutkan. Selanjutnya, di saat kita bekerja pun tak luput dari pengawasan Allah.

Pada masa Rasulullah SAW, mengabaikan sumpah umumnya sangat dilakukan oleh orang-orang munafik. Mereka begitu mudah mengingkari sumpah, semudah membalikkan telapak tangan. Berbeda dengan orang-orang muslim yang taat, yang sangat takut akan sumpahnya sehingga senantiasa berusaha menjaganya karena takut kepada Allah. Lalu siapakah yang kita ikuti?

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help