22 Karya Himne Aceh Sudah Mendaftar  

Menjelang berakhirnya pendaftaran dan pengiriman sayembara himne Aceh, Senin (20/11), sebanyak 22 cipta

22 Karya Himne Aceh Sudah Mendaftar   
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Ketua Banleg DPRA, Abdullah Saleh dalam konferensi pers tentanf sayembara himne Aceh di DPRA, Selasa (17/10/2017). 

BANDA ACEH - Menjelang berakhirnya pendaftaran dan pengiriman sayembara himne Aceh, Senin (20/11), sebanyak 22 cipta karya himne Aceh sudah mendaftar kepada pihak panitia di DPRA. Ke-22 karya garapan kelompok dan perorangan itu sesuai dengan jumlah yang telah diterima pihak panitia hingga Jumat (17/11).

“Panitia menerima 22 cipta karya lagu himne Aceh yang dikirimkan melalui email maupun dibawa langsung kepada panitia sejak diumumkan sayembara ini pada tanggal 17 oktober 2017 yang lalu,” kata Ketua Steering Commite (SC) Sayembera Himne Aceh, Abdullah Saleh yang juga Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRA.

Abdullah Saleh mengatakan, antusias masyarakat Aceh khususnya para seniman sangat tinggi. Setidaknya itu terlihat dari total karya yang telah dikirim ke pihak pantia. “Kita sangat mengapresiasi masyarakat yang telah mengirim karya ini, alhamdulillah banyak yang antusias dengan sayembara himne Aceh ini,” katanya.

Ia menyebutkan, batas pengiriman karya himne Aceh hingga Senin (20/11) besok, bagi yang belum mengirimkan karya diminta untuk segera mengirim baik melalui email maupun mengantar langsung ke pihak panitia di DPRA. Pada tanggal 21 November, lanjut Abdullah Saleh, panitia akan segera mengadakan rapat antara Steering Commite dengan Organizing Committee (Panitia Penyelenggara) dan Dewan Juri Panitia Sayembara Himne Aceh.

“Selanjutnya akan ditentukan tanggal dan tempat presentasi (demo) Himne Aceh, setiap peserta yang sudah mendaftar akan dipanggil untuk mempresentasikan langsung karyanya di depan dewan juri dan selanjutnya akan ditentukan pemenang nominasi dan pemenang utama,” ujar Abdullah Saleh.

Abdullah Saleh mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi, dengan adanya pengiriman karya dalam sayembara himne Aceh tersebut, maka secara langsung telah ikut menyukseskan qanun tentang himne Aceh sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 248 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 bahwa pemerintah Aceh dapat menetapkan Qanun Himne Aceh sebagai pencerminan keistimewaan dan kekhususan Aceh.

“Karya yang telah di terima oleh panitia ini nantinya akan diseleksi oleh dewan juri sesuai dengan kriteria yang umumkan. Himne Aceh mencerminkan budaya Aceh, mengaktualisasi semangat perjuangan sekaligus menjadi salah satu identitas masyarakat Aceh,” tambahnya.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved