Kasus Dugaan Pungli di Disdik Pijay Dinyatakan belum Memenuhi Unsur Pidana, Begini Selanjutnya

"Hasil kajian sementara, laporan pengaduan dugaan pungli oleh Kobar GB Aceh terhadap Disdik Pijay belum memenuhi unsur pidana."

Kasus Dugaan Pungli di Disdik Pijay Dinyatakan belum Memenuhi Unsur Pidana, Begini Selanjutnya
saberpungli.id
Ilustrasi 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU -Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) menyatakan tidak menemukan unsur pidana dalam kasus dugaan pungli terhadap tunjangan 38 guru PADU/TK di Pidie Jaya.

Kasus dugaan pungli ini sejak Sabtu (18/11/2017) sudah dilakukan gelar perkara.

"Hasil kajian sementara setelah gelar perkara, laporan pengaduan dugaan pungli oleh Kobar GB Aceh terhadap Disdik Pijay belum memenuhi unsur pidana," kata Wakapolres Pidie, Kompol Tirta Nur Alam yang juga Ketua Tim Saber Pungli Pidie dan Pijay kepada Serambinews.com, Senin (20/11/2017).

(Baca: Kobar GB Minta Polisi Bomgkar Kasus Pungli)

(Baca: BREAKINGNEWS - Kadis PU Aceh Tamiang Tersangka Pungli, Ratusan CPNS Jadi Korban)

Menurut dia, karena tidak memenuhi unsur pidana, pihaknya akan membuat teguran atau rekomendasi kepada Bupati untuk menegur pejabat dinas terkait, atas kesalahan administrasi yang dilakukan.

(Baca: Warga Keluhkan Pungli Rp 120 Ribu/Ijazah di SMAN 2 Meulaboh)

"Unsur pungli memang masuk, tetapi tidak masuk dalam unsur pidana dan hal ini patut direkomendasi dengan sanksi administrasi apakah berupa dengan pengembalian uang saja," kata Nur Alam.

Dia menyebutkan, berkas perkara itu diserahkan oleh Sekretaris Penindak Satgas Saber Pungli Polda Aceh, AKBP Afrijal.

(Baca: Hah! Pungli di Aceh Paling Banyak Terjadi di Bidang Pendidikan, Jika Temukan Lapor ke Nomor Ini!)

Turut hadir Tim Yustisi Kanwil Kemenkumham Aceh, Bukhari SE SH MH dan Edison SE SH MH, serta Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Mahliadi dan mantan Kabid PLS Disdik Pijay, Akrami.

Termasuk tiga orang perwakilan guru korban pungli dua Ketua dan Sekretaris Kobar GB Aceh, Sayuthi Aulia dan Husniati Bantasyam.(*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help