Program ‘Wet-Wet Gampong’ Digalakkan

International Center for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) bersama Tim Rujak Center for Urban Studies

Program ‘Wet-Wet Gampong’ Digalakkan
MIMI, wisatawan asal Taiwan sedang memperlihatkan kepiting hasil tangkapan menggunakan alat tradisional di kawasan Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Sabtu (30/9). 

* Untuk Mengembangkan Wisata Berbasis Masyarakat

BANDA ACEH - International Center for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) bersama Tim Rujak Center for Urban Studies (RCUS) menggelar program ‘wet-wet gampong’ dengan menggandeng berbagai komunitas. Tujuannya untuk memperkenalkan potensi gampong tersebut sekaligus mengembangkan wisata berbasis masyarakat kepada para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Program Asistant Urbanisme Warga, Mochammad Riyansyah kepada Serambi, kemarin, mengatakan, pengembangan potensi wisata di gampong via program urbanisme warga sudah dilaksanakan pihaknya sejak Oktober 2015. Bahkan, sebutnya, mereka sudah menetapkan delapan gampong di Banda Aceh yang memiliki potensi dan kekhasannya untuk dikembangkan menjadi objek wisata.

Guna memperkenalkan semua keunggulan gampong itu, kata M Riyansyah, mereka sengaja menggagas progam ‘wet-wet gampong’ dengan menggandeng sejumlah komunitas untuk mengunjungi kedelapan gampong tersebut. “Program ini ingin membuka akses jejaring dan peluang gampong ke masyarakat luas. Format kegiatan ini juga dirancang sebagai wadah untuk mengeksplorasi bentuk wisata berbasis masyarakat yang mungkin dikembangkan warga gampong guna meningkatkan perekonomian mereka,” jelasnya.

Kegiatan urbanisme warga bertema ‘Kota Tanyoe’ ini, paparnya, mengusung harapan dapat membangun kota bersama dengan warga yang diawali melalui pemberdayaan masyarakat. “Dalam beberapa bulan terakhir ini, program ‘wet-wet gampong’ sempat memperkenalkan objek sejarah di Kota Banda Aceh, serta membawa komunitas mengunjungi Gampong Pande, untuk memperkenalkan potensi nipah beserta olahannya, dan menangkap kepiting di gampong tersebut,” pungkasnya.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved