SerambiIndonesia/

Calon Panwascam Ikuti Ujian

Sebanyak 200 calon Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bener Meriah mengikuti ujian tulis

Calon Panwascam Ikuti Ujian
Sebanyak 200 peserta calon panita Pengawas Kecamatan (Panwascam) mengikuti ujian tulis di GORS Redelong, Selasa (21/11). Kegiatan tersebut sebagai rangkaian penjaringan untuk menepati Panwascam ditingkat Kecamatan. SERAMBI/MUSLIM ARSANI 

* Puluhan Peserta tak Hadir

REDELONG - Sebanyak 200 calon Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bener Meriah mengikuti ujian tulis dan sebanyak 276 orang juga ikut ujian di Gayo Lues (Galus). Dari dua kabupaten itu, 6 peserta tak hadir di Bener Meriah dan 19 peserta di Galus, sehingga dinyatakan gugur.

Dilaporkan, untuk di Bener Meriah dilaksanakan di gedung olahraga dan seni (GORS), Simpang Tiga Redelong, Selasa (21/11) dan di Galus dilaksanakan di Balai Musara Blangkejeren, juga pada hari yang sama. Di Bener Meriah, yang diterima sebanyak 30 orang untuk 10 kecamatan atau masing-masing 3 orang dan di Galus untuk 11 kecamatan, juga 3 orang.

Ketua Panwaslu Bener Meriah, Yusrin SPdi menjelaskan yang seharusnya mengikuti ujian sebanyak 206 peserta, namun enam di antaranya tidak hadir dan langsung gugur. Dia menegaskan dalam tes tulis, pihaknya menjamin kerahasian naskas yang diterima dari Panwaslu Provinsi Aceh.

“Ini menjadi pembuktian bahwa dalam tes tulis ini, kami betul-betul murni untuk mencari pengawas pemilihan umum tingkat Kecamatan yang memang profesional dan berintegritas tinggi,” ujarnya. Dikatakan, usai ujian tulis, dilanjutkan dengan wawancara dan akhirnya diputuskan sebanyak 6 orang yang diterima untuk masing-masing kecamatan.

Dikatakan, enam peserta yang diterima didasarkan nilai tertinggi dari ujian tertulis ini. “Di Kabupaten Bener Meriah ada 10 kecamatan dan nantinya kita akan mencari Panwascam sebanyak 30 orang,” ujarnya. Untuk sesi wawancara akan dilaksanakan pada 24-26 November 2017 dan pengumuman hasil ujian tulis akan diumumkan pada Rabu (22/11).

Dia berharap kepada calon Panwascam yang akan diterima kelak, harus berintergritas dan profesional. Sehingga, katanya, dalam menghadapi permasalahan di kecamatan, bisa memahami tanggung jawabnya sebagai pengawas pemilihan umum.

“Kita berharap calon pengawas pemilihan memiliki sikap yang objektif dalam menggambarkan permasalah pemilihan umum jika mendapati ada pelaggaran,” pungkasnya.

Sementara itu, di Gayo Lues, sejumlah calon anggota Panwascam tidak hadir untuk mengikuti ujian tulis yang diselenggarakan oleh Panwaslu pada Selasa (21/11). dari 295 peserta yang terdaftar, 19 di antaranya tidak hadir dan langsung dinyatakan gugur.

Uian tulis berlangsung selama dua jam, dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB dengan menghadirkan panitia seleksi dua orang dari Bawaslu Aceh. Ketua Panwaslu Galus, Sulaiman mengatakan peserta yang lulus harus mampu bertugas dengan baik, terutama saat menghadapi permasalahan yang muncul di lapangan.

“Panitia seleksi langsung mengumumkan hasil ujian tes tulis bagi peserta calon anggota Panwascam,” kata Sulaiman didampingi sejumlah panitia lainnya.

Dirincikan, calon anggota Panwascam dari 11 kecamatan yakni Blangkejeren 68 orang, Pantan Cuaca 20 orang, Rikit Gaib 30 orang, Blangjerango 16 orang, Dabun Gelang 24 orang, Blangpegayon 21 orang, Putri Betung 28 orang, Pining 16 orang, Terangun 26 orang, Kutapanjang 26 orang dan Tripe Jaya 20 orang.(c40)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help