Warkop Menunggak Pajak Distiker

Warung kopi (Warkop) Sewu di Jalan T Iskandar, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, diperingatkan segera

Warkop Menunggak Pajak Distiker
YUSNARDI, Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh

BANDA ACEH - Warung kopi (Warkop) Sewu di Jalan T Iskandar, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, diperingatkan segera melunasi tunggakan pajak restoran yang telah ditimbulkan sejak tahun 2010 sampai 2017 senilai Rp 82 juta.

Peringatan dalam bentuk penempelan stiker dalam pengawasan itu, dilakukan petugas gabungan Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Banda Aceh bersama Satpol PP dan personel Polresta Banda Aceh, Selasa (21/11).

Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Yusnardi SSTP MSi, menjelaskan penempelan stiker dalam pengawasan itu dilakukan setelah upaya persuasif dilakukan.

Namun, langkah itu tidak diindahkan pengusaha atau pemilik warkop. Bahkan saat dilakukan pemanggilan, sama sekali tidak kooperatif, sehingga petugas harus mengambil ketegasan menempel stiker dalam pengawasan di wrkop tersebut.

“Penempelan stiker dalam pengawasan ini sebagai solusi akhir dan tenggang waktu yang diberikan selama 15 hari ke depan. Bila, dalam waktu itu tunggakan pajak tetap tidak dilunasi atau tidak ada upaya sama sekali dari pemilik warkop, maka akan ada sanksi lainnya, mulai pencabutan izin sampai bentuk sanksi lainnya,” kata Yusnardi, didampingi Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah dan SDA, Nurbaiti.

Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh ini menjelaskan selain warkop Sewu, kemarin ada satu warkop lain yang diperingatkan. Tapi, , karena ada upaya atau janji dari pemilik akan melakukan pelunasan dalam beberapa hari ke depan, sehingga penempelan stiker dalam pengawasan petugas tidak dilakukan. “Penempelan stiker ini juga bertujuan untuk mengingatkan wajib pajak untuk melunasi kewajibannya. Ke depan, ada sejumlah warkop dan swalayan yang akan kita peringatan,” pungkas Yusnardi. (mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved