Lebih dari 700.000 Pria di Inggris Jadi Korban KDRT, 135 Diantaranya Tewas Dibunuh

Kebanyakan perempuan dibunuh mantan atau suaminya. Sementara pria biasanya dibunuh pasangan laki-lakinya atau persaingan cintanya yang lain.

Lebih dari 700.000 Pria di Inggris Jadi Korban KDRT, 135 Diantaranya Tewas Dibunuh
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Lebih dari 700.000 pria di Inggris dilaporkan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sepanjang tahun lalu.

Angka itu merupakan sepertiga dari 1,9 juta orang dewasa di Inggris dan Wales yang mengaku pernah mengalami penyiksaan oleh pasangan atau anggota keluarganya.

Meskipun jumlah pria korban KDRT menurun dalam lima tahun terakhir, persentasenya justru mendominasi sebagai korban KDRT.

Seperti dikutip Serambinews.com dari Kompas.com, Kamis (23/11/2017), laporan badan statistik nasional (ONS) terbaru menemukan, secara keseluruhan ada 1,1 juta insiden terkait KDRT yang dilaporkan ke polisi, baik oleh pria maupun wanita.

(Baca: Ini Petisi Duek Pakat Inong Aceh untuk Melindungi Kaum Perempuan dari Kekerasan Seksual)

(Baca: Tes Keperawanan Masih Ada di TNI dan Polri, Katanya untuk Menjaga Moral Perempuan)

Namun, total pengaduan ke polisi itu jauh lebih rendah dari tahun sebelumnya sejumlah 1,9 juta laporan.

Jumlah tersebut diyakini tidak mencerminkan angka sesungguhnya karena masih banyak korban yang tak lapor.

KDRT yang kerap dilaporkan lebih mengarah ke tindakan pengendalian, pemaksaan, ancaman, kekerasan atau pelecehan.

Pemerintah Inggris setidaknya sudah mengadili 93.590 kasus KDRT hingga Maret 2017, yang mana 76 persen dinyatakan bersalah.

Halaman
12
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help