SerambiIndonesia/

Tafakur

Rakus

Dua orang yang rakus yang tak pernah kenyang: yaitu orang yang rakus terhadap ilmu dan tidak pernah kenyang

Rakus

Oleh: Jarjani Usman

“Dua orang yang rakus yang tak pernah kenyang: yaitu orang yang rakus terhadap ilmu dan tidak pernah kenyang dengannya dan orang yang rakus terhadap dunia dan tidak pernah kenyang dengannya” (HR. Al-Baihaqi).

Kadangkala kita terjebak dalam perasaan heran dan menghitung-hitung jumlah harta orang lain. Heran mengapa walaupun sudah memiliki harta berlimpah dan sudah tua, masih tak mengendurkan rasa rakus terhadap harta orang lain. Kita sendiri sebenarnya demikian juga. Dan rasa heran itu sebenarnya tak perlu, bila membaca peringatan Rasulullah SAW.

Sebagaimana dalam sejumlah hadits, manusia yang rakus tak pernah kenyang dengan harta dunia. Setiap hari terus berpikir bagaimana meningkatkan pundi-pundi harta dunia. Bahkan bila sudah mendapatkan segunung emas, masih berusaha mencarinya hingga kematiannya tiba. Manusia rakus memang cenderung mengedepankan hawa nafsu, walaupun sudah berpendidikan tinggi dan kerap menceramahi orang lain agar sedapat mungkin mau mengendalikan hawa nafsu dan menganut pola hidup qanaah.

Padahal umur yang semakin menua seharusnya semakin bijak kita dalam dalam hidup ini. Kepandaian yang semakin bertambah seharusnya menambah pemahaman dan keyakinan kita tentang kehidupan akhirat yang jauh lebih baik dari kehidupan dunia, sehingga tak perlu menghalalkan segala cara demi harta dunia. Semua itu akan mengantar kita pada kehinaan. Sebagaimana telah diingatkan dalam Alquran bahwa bila berbuat jahat sama dengan menjahati diri sendiri (QS. al Isra’: 7)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help