SerambiIndonesia/

Calon Penumpang KMP Labuhanhaji Tujuan Simeulue Masak di Teras Kantor ASDP Singkil

Mereka menanak nasi untuk kebutuhan ratusan penumpang yang tertahan di pelabuhan, sebab kapal tidak bisa berangkat karena cuaca ekstrem.

Calon Penumpang KMP Labuhanhaji Tujuan Simeulue Masak di Teras Kantor ASDP Singkil
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Kaum perempuan calon penumpang feri tujuan Simeulue, memanfaatkan teras ASDP Singkil, Aceh Singkil sebagai tempat masak, Sabtu (2/12/2017). Mereka sudah seminggu tertahan di pelabuhan itu, sebab kapal tak bisa berlayar karena cuaca buruk. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Warga Simeulue yang menjadi calon penumpang KMP Labuhan Haji, memanfaatkan teras Kantor ASDP Singkil, Aceh Singkil sebagai lokasi memasak, Sabtu (2/12/2017).

Mereka menanak nasi untuk kebutuhan ratusan penumpang yang tertahan di pelabuhan, sebab kapal tidak bisa berangkat karena terhadang cuaca ekstrem.

Kaum perempuan bertugas mengiris sayuran dan membuat bumbu.

Sementara kaum laki-laki kebagian memasak nasi. "Buat sayuran sekalian untuk makan siang," kata Hardianis salah seorang penumpang yang menkoordinir teman-temannya.

(Baca: KMP Labuhan Haji Terhadang Cuaca Buruk, Warga Simeulue Masih Telantar di Pelabuhan Singkil)

(Baca: Cuaca Buruk, Kapal Tak Bisa Berlayar, Pasokan Sayuran ke Simeulue Membusuk)

Menu makanan penumpang yang sudah sepakan terkatung-terkatung itu berupa ikan kaleng, wortel, dan sawi.

Sebagai penyedap ditambah irisan cabai keriting dan bawang merah plus garam.

Memasuki pukul 11.35 WIB masakan matang.

(Baca: Perahu Berpenumpang Pelajar di Pulau Banyak Aceh Singkil Terbakar)

(Baca: VIDEO: Penumpang Costa Victoria Padati Museum Tsunami Aceh dan Masjid Raya Baiturrahman)

Ratusan penumpang pun langsung menyerbu hidangan ala pengungsi. Masih panas langsung disantap.

Maklum walau makan pagi, kenyataannya dilakukan sudah siang. Sehingga perut terasa sudah melilit meminta segera diisi.(*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help