Ditahan Sejak 2 November, Mahkamah Agung Spanyol Segera Putuskan Nasib 10 Eks Pejabat Catalonia

Mereka semua didakwa melakukan pemberontakan, penghasutan, dan penyalahgunaan dana publik.

Ditahan Sejak 2 November, Mahkamah Agung Spanyol Segera Putuskan Nasib 10 Eks Pejabat Catalonia
Gabriel Bouys/AFP
Anggota parlemen Catalonia saat tiba di gedung Pengadilan Nasional di Madrid, Kamis (2/11/2017). 

SERAMBINEWS.COM, MADRID - Harapan para pendukung kemerdekaan Catalonia untuk bersatu pada pemilu 21 Desember mendatang harus dipendam hingga Senin (4/12/2017).

Pada hari itu, Mahkamah Agung Spanyol bakal memutuskan nasib 10 eks pejabat Catalonia yang ditahan sejak 2 November.

Hakim Pablo Llarena akan menjatuhkan putusan apakah mereka bisa bebas dengan jaminan, ataukah tetap menjalani penahanan.

Diwartakan AFP Jumat (1/12/2017), para pejabat itu datang ke gedung mahkamah agung guna menjalani penyelidikan terkait peran mereka saat deklarasi kemerdekaan Catalonia 27 Oktober lalu.

Mereka semua didakwa melakukan pemberontakan, penghasutan, dan penyalahgunaan dana publik.

Pejabat pertama yang diinvestigasi adalah Wakil Presiden Oriol Junqueras.

Junqueras mendapat pertanyaan dari Llarena di ruang tertutup selama 20 menit. Hingga tengah hari waktu setempat, Llarena telah menanyai tujuh pejabat.

Ester Capella, anggota Partai ERC mengatakan, mereka telah menyiapkan uang jika Junqueras dibebaskan dengan jaminan.

"Kami telah memikirkan nominalnya. Jadi ketika pengadilan mengajukan nilai jaminan, kami bisa membebaskannya dengan cepat," ujar Capella.

Profesor politik di Universitas Otonomi Barcelona, Oriol Bartomeus berkata, setelah para pemimpin separatis dibebaskan, pendukung kemederkaan bisa kembali melancarkan kampanye.

"Represi yang dilakukan Spanyol melalui penahanan para pejabat hanya menggerakan kampanye kemerdekaan mereka," ulas Bartomeus. (AFP)

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved