Kirgizstan Sikat Mongolia 3-0
Kekhawatiran arsitek timnas Mongolia, Michael Weiss tentang kekuatan Kirgizstan menjadi kenyataan
BANDA ACEH - Kekhawatiran arsitek timnas Mongolia, Michael Weiss tentang kekuatan Kirgizstan menjadi kenyataan. Ya, mengawali duel turnamen internasional Aceh World Solidarity Cup (AWSC) di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, mereka menyerah kalah 0-3.
Didominasi pemain U-23, tim Kirgizstan langsung tancap gas. Negara pecahan Uni Soviet tersebut menyusun serangan melalui Many Bekov Bekov Amanbek, Sardarbekov Eldiar, Saliev Askarbek, Iusupov Mustafa, Azarov Azim, Duisubekov Baktyar, Baimatov Azamat, Sagynbayev Bekzhan, Zemlianukhin Anton, dan Saarbekov Kadyrbek.
Hanya butuh waktu 13 menit, mereka unggul berkat sontekan dari Saarbekov Kadyrbek. Kirgizstan unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Turun di babak kedua, dominasi Kirgizstan masih belum terbendung. Namun, lapangan becek dan licin menyusul guyuran hujan sebelum pertandingan, membuat mereka gagal memanfaatkan peluang. Mereka harus bekerja keras dengan kondisi lapangan yang tak menguntungkan. Mongolia bermaterikan Orkhon Munk-Orgil, Dagina Turbat, Nomo Tsadenbel, Golt Tajuldur, Tsagansol Munk-erdene, Ser od yanjiv Gankhuyang, Munk-Erdene, Batatur Daavajav, Oyunbat Bayar Jagal, dan Tsedenbel Tumenjargaal hanya sesekali melakukan tekanan.
Pada menit 56, Kirgizstan memperlebar kemenangan melalui jasa Saarbakov Kadyrbek. Gol ini terjadi setelah dia memanfaatkan bola rebound. Mereka menutup kemenangan dalam turnamen berhadiah Rp 550 juta itu, dari tendangan bebas Duishobekov Baktyiar pada menit 68. hingga babak kedua berakhir, Kirngistan unggul 3-0.
Hasil di pertandingan perdana tentu saja menjadi modal berharga bagi anak-anak Kirgizstan. Ya, kini Baimatov Azamat dkk kembali bersiap untuk melakoni partai kedua pada hari Senin (4/12) sore. Kali ini, mereka akan menghadapi Brunei Darussalam.(min)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/awsc-logo_20171203_073325.jpg)