SerambiIndonesia/

Warga Abdya Diminta Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

"Kendati tak ada peristiwa banjir di Abdya, namun warga harus waspada," kata Amiruddin kepada Serambinews.com, Senin (4/12/2017).

Warga Abdya Diminta Waspadai Banjir dan Tanah Longsor
NET
Ilustrasi Tanah Longsor 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM BLANGPIDIE - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK), Amiruddin, minta
warga setempat untuk mewaspadai peristiwa. banjir dan tanah longsor.

Hal ini karena frekwensi hujan sangat tinggi selama beberapa hari belakangan.

"Kendati tak ada peristiwa banjir di Abdya, namun warga harus waspada," kata Amiruddin kepada Serambinews.com, Senin (4/12/2017).

Kepala BPBK Abdya itu mengatakan sangat bersyukur karena tidak ada dampak curah hujan tinggi beberapa hari terakhir.

“Kalau pun ada, tidak begitu mengkhatirkan karena tidak berlangsung lama,” katanya.

(Baca: Tiga Desa di Subulussalam Dilanda Banjir Warga Mulai Mengungsi)

Hal yang sama juga disampaikan Plt Kadis Sosial, Amri AR ST. Seperti yang yang terjadi di Kecamatan Tangan-Tangan dan Lembah Sabil, beberapa hari lalu. Banjir luapan cepat surut.

Lokasi yang selama ini menjadi langganan banjir laupan, seperti lDusun Kubang Gajah, Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, kali ini bebas dari peristiwa banjir.

“Dusun Kubang Gajah tidak lagi dikepung banjir, setelah dibangun saluran pembuang,” kata Keuchik Ie Mirah, Herman kepada Serambinews.com.

Masyarakat yang mendiami kawasan aliran sungai dan kawasan rendah lainnya agar waspada terhadap banjir luapan arus sungai.

(Baca: Dahsyatnya Banjir di Lhoksukon, Merendam Mapolsek, Menggenangi Masjid, Ini Foto dan Videonya)

Bila terjadi banjir, diminta segera melaporkan kepada petugas BPBK Abdya yang siaga bila sewaktu-waktu terjadi peristiwa tak diinginkan.

Akan halnya peristiwa tanah longsong yang perlu diwaspadai, terutama oleh warga yang berdomisili lokasi rawan longsor di beberapa titik di Kecamatan Jeumpa dan Kecamatan Tangan-Tangan. (*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help