SerambiIndonesia/

Laporan Pengawas HAM, Israel Ubah Tepi Barat Menjadi Tempat Pembuangan Limbah, Sebagiannya Beracun

Enam dari 15 fasilitas itu mengolah limbah beracun yang bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan.

Laporan Pengawas HAM, Israel Ubah Tepi Barat Menjadi Tempat Pembuangan Limbah, Sebagiannya Beracun
SAIF DAHLAH/AFP
Dua pria memungut botol plastik di tempat pembuangan limbah Desa Fahmah, Kota Jenin, Tepi Barat, pada Maret 2012 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah laporan yang dikeluarkan lembaga pengawas HAM menyatakan Israel menjadikan Tepi Barat sebagai tempat pembuangan limbah.

Laporan yang dirilis Selasa (5/12/2017) menyatakan, Israel mendirikan 15 fasilitas pengolahan sampah di Tepi Barat untuk mendaur ulang limbah yang diproduksi di dalam Israel.

Enam dari 15 fasilitas itu mengolah limbah beracun yang bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan di sekitar masyarakat Palestina.

(Baca: Suriah Hancurkan 2 Rudal yang Diluncurkan Israel)

Limbah yang beracun termasuk limbah medis, biologi, limbah cair dari industri farmasi dan kimia, serta limbah minyak, dan besi.

"Israel sudah mengubah Tepi Barat sebagai tempat sampah," kecam peneliti B'Tselem, Adam Aloni, dalam konferensi pers seperti dilansir Al Jazeera.

Aloni menyatakan, aksi yang dilakukan Israel telah melanggar hukum internasional.

Zona pengorbanan

Setiap tahunnya, Israel memproduksi 350.000 metriks ton yang sebagian besar merupakan limbah beracun.

Limbah itu tidak bisa diolah di dalam negeri. Sebab, dibutuhkan biaya besar untuk mendirikan fasilitas pengolahan limbah yang sesuai dengan regulasi perlindungan lingkungan Israel.

Halaman
12
Editor: Zaenal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help