SerambiIndonesia/

Pemerintah Harus Gaet Wisman Timur Tengah

Pemerintah Aceh diharapkan dapat menggaet wisatawan mancanegara (wisman) baru dari Timur Tengah

Pemerintah Harus Gaet Wisman Timur Tengah
SERAMBINEWS.COM/NURUL HAYATI
Rombongan turis Islamic Cruise MV Costa Victoria berloma-lomba foto bersama dan selfie di Masjid Raya Baiturrahman, Senin (27/11/2017). 

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh diharapkan dapat menggaet wisatawan mancanegara (wisman) baru dari Timur Tengah untuk datang ke Aceh, karena wisata yang ditawarkan di provinsi ini merupakan wisata islami.

Selama ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh periode Januari-Oktober 2016 dan Januari-Oktober 2017, wisman paling banyak masuk melalui pintu kedatangan di Aceh adalah dari Malaysia, Australia, Tiongkok, Filipina, Jerman, Perancis, Inggris, Amerika Serikat, Selandia Baru, dan India.

Kabid Statistik Distribusi BPS Aceh, Darmawan SSi menyampaikan hal ini kepada wartawan usai menyampaikan Berita Resmi Statistik di Aula BPS Aceh, Banda Aceh, Senin (4/12). Ia menyebutkan jumlah wisman Malaysia yang berkunjung ke Aceh Januari-Oktober 2017 adalah 18.895 orang. Jumlah itu menurun dibandingkan periode yang sama 2016 yang mencapai 21.094 orang.

Menurutnya, wisman yang berkunjung ke Aceh itu bukanlah wisman yang sama. “Wisman yang datang ke Aceh tidak datang secara berulang, karena souvenir dari kita juga kurang menarik. Ekonomi kreatif di Aceh ini masih kurang, sekarang hanya berupa pakaian, gantungan kunci, itu-itu saja souvenirnya. Maka untuk ekonomi kreatif ini harus lebih ditingkatkan,” sebutnya.

Selain itu, ia menambahkan wisman yang datang ke Aceh juga dari negara-negara yang sama setiap tahunnya. Dalam hal ini, pemerintah diminta untuk lebih gencar lagi mempromosikan wisata islami Aceh ke negara-negara di Timur Tengah, sehingga wisman dari negara tersebut dapat meningkat di Aceh.

“Wisman dari Timur Tengah yang masuk melalui pintu kedatangan di provinsi Aceh periode Januari-Oktober 2016 hanya 96 orang. Angka ini menurun dibanding periode yang sama tahun 2017 yang hanya berjumlah 83 orang,” sebutnya.

Darmawan juga menyampaikan wisman terbanyak pada Oktober 2017 masih berasal dari Malaysia yaitu 2.097 orang atau mengalami peningkatan dari September 2016 sebesar 11,07 persen. Empat besar wisman lainnya pada Oktober 2017 adalah berasal dari Tiongkok (47 orang), Jerman (31 orang), Australia (29 orang), dan Amerika serikat (25 orang).

Secara kumulatif Januari-Oktober 2017, lima besar wisman terbanyak adalah Malaysia (18.895 orang), Australia (1.281 orang), Tiongkok (647 orang), Filipina (508 orang), dan Jerman (316 orang).

Pada kesempatan yang sama, Kabid Statistik Distribusi BPS Aceh, Darmawan menyampaikan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh pada Oktober 2017 sebesar 50,43 persen atau meningkat 0,01 poin dibandingkan September 2017. Sedangkan dibandingkan Oktober 2016, juga meningkat 3,14 poin.

Sedangkan rata-rata lama menginap pada Oktober 2017 pada hotel berbintang adalah selama dua hari. Tercatat rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang selama empat hari. Sedangkan tamu nusantara selama dua hari. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help