SerambiIndonesia/

Selama Empat Tahun, Pidie Jaya Tuntaskan 1.093 Unit Rumah Duafa, Ini Rincian Tiap Kecamatan

Pembangunan ini melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) dan Otonomi Khusus (Otsus)

Selama Empat Tahun, Pidie Jaya Tuntaskan 1.093 Unit Rumah Duafa, Ini Rincian Tiap Kecamatan
SERAMBINEWS.COM/IDRISISMAIL
Penerima rumah duafa di Gampong Mee Peuduek, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Martonis menunjukkan platfon yang dipasang seadanya dengan menggunakan triplek sambungan , Senin (17/4/2017).

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya selama empat tahun terakhir telah menuntaskan sebanyak 1.093 unit rumah duafa yang tersebar di delapan kecamatan.

Pembangunan ini melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) dan Otonomi Khusus (Otsus).

Baca: Ribuan Rumah Terendam Banjir di Pidie Jaya, Wabup Temui Warga dan Keliling Gampong Naik Rakit

Wakil Bupati Pidie Jaya, H Said Mulyadi SE MSi kepada Serambinews.com, Selasa (5/12/2017) mengatakan, pembangunan rumah duafa tersebut diawali sejak tahun 2013 hingga akhir Desember 2017 sebanyak 1.093 unit rumah.

"Program pembangunan rumah layak huni ini merupakan satu poin dari program pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap masyarakat," sebutnya.

Dirincikan pembangunan sejak tahun 2013 lalu sebanyak 110 unit.

Baca: Pidie Jaya Kini Miliki Pom Listrik, SPBU-nya Sepeda Motor Listrik, Bisa Cas HP dan Kompor Juga

Lalu dilanjutkan pada tahun 2014 sebanyak 116 unit, 2015 (162 unit), 2016 (131 unit) dan 2017 (574 unit).

Semua rumah layak huni (duafa) ini dibangun di delapan kecamatan.

Yaitu, Kecamatan Bandar Baru (204 unit), Panteraja (51 unit), Trienggadeng (152 unit), Meureudu (149 unit), Meurah Dua (88 unit), Ulim (138 unit), Jangka Buya (84 unit) dan Bandar Dua (191 unit). (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help