SerambiIndonesia/

Guru di Pidie Jaya Harus Kreatif Seiring Diperbupkan Pendidikan Inklusif ‎

Namun, bagi siswa inklusif mendapatkan materi dari guru khusus yang ahli dalam pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Guru di Pidie Jaya Harus Kreatif Seiring Diperbupkan Pendidikan Inklusif ‎
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas (Dua kiri) menandatangani Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 29 Tahub 2017 tentang pendidikan Inklusif, Rabu (6/12/2017) di Pendapa bupati setempat. 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya ‎(Pijay) Rabu (6/12) mengesahhkan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 29 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif.

Bupati Pijay, H Aiyub Abbas kepada Serambinews.com, Rabu (6/12/2017) mengatakan, dengan disahkan Perbub Nomor 29 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif ini, maka pemerintah sangat menitikberatkan ‎kepada tenaga pendidik (guru) yang lebih kreatif dan berinovasi untuk bisa melayani serta menyelenggarakan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik yang beragam.

Baca: Selama Empat Tahun, Pidie Jaya Tuntaskan 1.093 Unit Rumah Duafa, Ini Rincian Tiap Kecamatan

"Penyelenggaraan program pendidikan inklusif atau pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus dan layanan khusus di Kabupaten Pidie Jaya, telah disertai payung hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) No 29 tahun 2017 maka guru mustilah kreatif," sebutnya.

Menurut Aiyub Abbas, pembelajaran inklusif tersebut dilaksakan bersamaan dengan proses sekolah reguler.

Namun, bagi siswa inklusif mendapatkan materi dari guru khusus yang ahli dalam pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

"Saya berharap ini dapat berjalan maksimal agar pendidikan berkebutuhan khusus ini dapat setara dengan peserta didik lainnya," jelasnya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help