Krisis di Catalonia dan Keinginan untuk Merdeka Lumpuhkan Politik Spanyol

Keinginan Catalonia memerdekakan diri dari Spanyol juga melumpuhkan politik Negeri Matador itu.

Krisis di Catalonia dan Keinginan untuk Merdeka Lumpuhkan Politik Spanyol
(ANTARA FOTO/REUTERS/RAFAEL MARCHANTE)
Demonstran mengibarkan bendera Spanyol dan mendukung polisi dalam aksi demonstrasi mendukung Spanyol bersatu di hari referendum kemerdekaan yang dilarang di Catalonia, Madrid, Spanyol, Minggu (1/10/2017). 

SERAMBINEWS.COM, MADRID - Krisis Catalonia yang terjadi sejak 1 Oktober tidak sekedar menuai sorotan dari masyarakat internasional.

Keinginan Catalonia memerdekakan diri dari Spanyol juga melumpuhkan politik Negeri Matador itu.

Dorongan kemerdekaan, yang membuat Spanyol jatuh di krisis terbesar sejak era kediktatoran Jenderal Franco, membuat parlemen terpecah sehingga setiap produk legislasi yang dibuat sulit tercapai.

"Fakta ini hanya akan membuat kaum legislatif tidak produktif," kata peneliti Dewan Peneliti Nasional Spanyol, Jose Fernandez Albertos, seperti dikutip AFP Rabu (5/12/2017).

Salah satu bentuk ketidakproduktifan itu terlihat dari belum disahkannya anggaran 2018.

Partai Populer (PP), partai pimpinan Perdana Menteri Mariano Rajoy, dan sekutunya seperti Ciudadanos maupun Kepulauan Canary membutuhkan dukungan untuk meloloskan rancangan anggaran 2018.

Mereka berusaha mendekati lima anggota parlemen dari partai nasionalis Negara Basque, PNV, sebelum anggaran bisa lolos.

Namun, PNV memutuskan menolak rancangan itu sebagai aksi solidaritas atas pembekuan otonomi Catalonia yang dilakukan Rajoy.

Saatnya Mendengarkan Daerah Lain
Krisis Catalan berawal dari ketidakpuasan karena mereka tidak diperbolehkan mengelola anggaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pemangku kebijakan dari Partai Sosialis, Meritxell Batet menyatakan sudah saatnya pemerintahan Rajoy mendengarkan ke-16 daerah semi-otonomi yang lain.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved