SerambiIndonesia/

Banjir di Trumon, Lalu Lintas Banda Aceh-Subulussalam Lumpuh Total, Perahu Karet Jadi Pilihan

Akibatnya, arus lalu lintas dari Banda Aceh menuju Kota Subulussalam maupun sebaliknya lumpuh total hingga pagi tadi.

Banjir di Trumon, Lalu Lintas Banda Aceh-Subulussalam Lumpuh Total, Perahu Karet Jadi Pilihan
IST
Para penumpang berbagai jenis kendaraan terjebak di lokasi banjir Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Bencana banjir silih berganti terus menimpa sejumlah daerah di Aceh Setelah dan Subulussalam.

Pada Rabu (6/12/2017) malam, Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan, dilaporkan dilanda banjir besar.

Akibatnya, arus lalu lintas dari Banda Aceh menuju Kota Subulussalam maupun sebaliknya lumpuh total hingga pagi tadi.

Muhammad Nasir, salah seorang pejabat di UPTD Dayah Aceh kepada Serambinews.com mengatakan sempat terjebak banjir di Ladang Rimba, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan.

Muhammad Nasir terjebak banjir saat dalam perjalanan dari Banda Aceh menuju Aceh Singkil untuk menghadiri kegiatan pekan kreatif santri di dayah perbatasan setempat.

Banjir terjadi di dua lokasi yakni sekitar SPBU Ladang Rimba dan dekat asrama kompi brimob.

Dikatakan, ketinggian banjir menurut Nasir mencapai sepinggang orang dewasa sehingga menyebabkan kendaraan berbagai jenis tidak dapat melintas.

(Baca: Pengungsi Banjir Mulai Diserang Penyakit Gatal, Timkes Polres Lhokseumawe Salurkan Obat-obatan)

(Baca: Baksos di Pesantren di Agara, Tiba-tiba Ada Minta Tolong, Ternyata Korban Banjir Hendak Melahirkan )

(Baca: Banjir Lhoksukon, Pria Ini Terobos Air Setinggi Leher, Mengantar Makanan untuk Janda Tua)

Nasir terjebak di lokasi banjir sejak pukul 23.40 WIB hingga pagi.

Perjalanannya baru dapat dilanjutkan setelah mendapat bantuan perahu karet milik Polda Aceh yang mengevakuasi masyarakat di sekitar lokasi bencana.

"Saya baru bisa lewat tadi pagi, itupun setelah dibantu dengan perahu karet. Kendaraan tinggal di lokasi banjir," ujar Muhammad Nasir.

Hingga berita ini dipublikasi, banjir dilaporkan masih merendam badan jalan nasional yang menghubungkan Aceh-Medan via pantai barat selatan itu. Menurut warga, lokasi banjir merupakan dataran rendah sehingga kerap terendam air kala musim penghujan.(*)

Penulis: Khalidin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help