SerambiIndonesia/

Banjir Trumon Makin Parah, Debit Air Meningkat dan Rendam Ratusan Rumah

Banjir juga melumpuhkan akses darat, serta memaksa warga untuk mengungsi posko penampungan korban banjir.

Banjir Trumon Makin Parah, Debit Air Meningkat dan Rendam Ratusan Rumah
IST
Polisi menyeberangkan pelajar menggunakan perahu karet melintasi genangan banjir Desa Ladang Rimba, Kecematan Trumon Tengah, Aceh Selatan, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Banjir luapan yang terjadi di wilayah Trumon Timur dan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan terus naik. Ratusan rumah terendam banjir hingga mencapai ketinggian 2 meter hingga 3 meter lebih, Kamis (7/12/2017) .

Selain merendam permukiman warga, banjir juga melumpuhkan akses darat, serta memaksa warga untuk mengungsi posko penampungan korban banjir.

Banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter mengenangi ruas jalan Nasional Banda Aceh - Medan tepatnya di Jembatan Ie Mirah Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.

(Baca: VIDEO: Banjir Ikut Rendam Aceh Timur, Begini Dampaknya)

Akibatnya, puluhan kendaraan sejak pada Kamis pagi hingga siang terjebak macet.

Tak hanya menggenangi badan jalan, ratusan warga Gampong Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah terpaksa diungsikan ke lapangan Detasemen C Brimob Desa Ie Jerneh, Kecamatan Trumon Tengah.

Camat Trumon Tengah, Abdul Munir yang dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, hingga pukul 10.51 WIB puluhan kendaraan masih terjebak macet di ruas jalan tersebut.

Dia mengaku, ada beberapa Gampong dalam kecamatan tersebut yang dikepung banjir kiriman. Sebagian diantaranya sudah dievakuasi oleh tim BPBD, SAR, TNI/Polri dan intansi terkait lainnya.

"Terkendala di perahu karet, punya BPBD kabarnya bocor, jadi terpaksa dievakuasi menggunakan perahu Polisi dan TNI," ungkapnya.

(Baca: FOTO - Banjir Lhoksukon Surut, Personel Brimob Bersih Bersih Sekolah dan Panti Asuhan)

Plt Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Cut Sazalisma kepada Serambinews.com, Kamis (7/12) malam mengaku banjir terus naik.

Bahkan pada Kamis sore ketinggian air diperkirakan sudah mencapai 2 - 3 meter.

"Ketinggian air mencapai 2-3 meter. Sebagian warga sudah dievakuasi dan diungsikan ke tempat yang lebih aman," jelasnya singkat. (*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help