SerambiIndonesia/

Gubernur Minta ASPPI Promosikan Wisata Aceh

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf meminta para peserta Aceh Travel Mart 2017 yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku

Gubernur Minta ASPPI Promosikan Wisata Aceh
Irwandi Yusuf

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf meminta para peserta Aceh Travel Mart 2017 yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) mempromosikan pariwisata Aceh ke nusantara dan internasional.

Hal itu dikemukakan Gubernur Irwandi Yusuf pada jamuan makan malam galadiner Asppier di Meuligoe Aceh, Senin (4/12) malam. Dalam jamuan dihadiri Ketua DPP ASPPI, Djoehari Somad, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Pahlevi, dan Kadis Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu Provinsi Aceh, Iskandar, gubernur mengatakan Aceh dengan lebih 800 destinasi wisata yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh sangat mengharapkan keseriusan para pelaku pariwisata untuk menjualnya ke dunia internasional.

“Aceh saat ini merupakan salah satu daerah teraman di Indonsia. Ini bisa dibuktikan, malam-malam di Banda Aceh, begitu hidup. Para turis bisa berjalan kaki dengan aman, tidak ada rampok atau kejahatan lainnya,” tegas Irwandi.

Karena itu, di samping terus memperbaiki infrastruktur yang mendukung sektor pariwisata Aceh, pihaknya juga akan melobi penerbangan asing agar bisa menjadikan Aceh sebagai pintu gerbang Indonesia bagian barat. “Saya akan melobi Qatar Air agar bisa menjadikan Bandar Sultan Iskandarmuda menjadi tempat persinggahannya. Dalam waktu dekat saya akan ke Qatar. Namun, apa mereka mau atau tidak, kita akan mencoba,” kata Irwandi Yusuf dihadapan sekitar 200-an pelaku pariwisata yang berasal dari Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga berusaha menjadikan Sabang sebagai international merine harb yang akan membuka rute transportasi laut lintas Sabang-Pukhet (Thailand) dan Langkawi (Malaysia).

Karena itu, Irwandi pada kesempatan itu, meminta para pengusaha travel Thailand dan Malaysia untuk turut mempromosikan Sabang sebagai destinasi lanjutan bagi peserta tour yang sasaran utamanya Thailand dan Malaysia.

Hal serupa juga dimintakan kepada ASPPIers untuk mempromosi keindahan alam dan keelokan budaya Aceh kepada turis mancanegara yang mengunjungi daerahnya.

Sebelumnya, Ketua DPP ASPPI Djoehari Somad didampingi Ketua DPD ASPPI Aceh, Dedy T Zaymi mengatakan pihaknya siap memberi support dengan mendatangkan wisatawan nusantara ke Aceh. “Potensi wirnus sebenarnya sangat besar dalam mendukung perkembangan pariwisata di Tanah Rencong. Apalagi Aceh yang hadir dengan wisata halalnya pasti akan sangat menarik minat wisatawan nusantara yang lebih dari 80 persen penduduk Indonesia beragama Islam,” kata Djoehari.

Namun, tambahnya, untuk menjadikan Aceh sebagai daerah tujuan wisata unggulan, masalah keamanan, kenyamanan bagi tamu harus menjadi prioritas utama. Di samping tentunya fasilitas pendukung lainnya, seperti jalan, pelabuhan, bandara, budaya, kuliner, dan obyek wisata yang dikelola dengan baik harus terus ditingkatkan. (sir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help