SerambiIndonesia/
Home »

News

» Sains

Ilmuwan Ungkap Temuan Kerangka Tertua Nenek Moyang Manusia, Berusia 3,6 Juta Tahun

Namun, saat peneliti berhasil mengungkap cerita di balik tulang belulang tersebut, temuannya begitu menakjubkan.

Ilmuwan Ungkap Temuan Kerangka Tertua Nenek Moyang Manusia, Berusia 3,6 Juta Tahun
National Geographic News
Tengkorak Australopithecus prometheus, yang dijuluki Little Foot sudah dipamerkan untuk umum. 

SERAMBINEWS.COM - Penelitian fosil terkadang membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Namun, saat peneliti berhasil mengungkap cerita di balik tulang belulang tersebut, temuannya begitu menakjubkan. 

Kerja keras para ilmuwan mengumpulkan dan merekonstruksi tulang-tulang fosil selama lebih dari 20 tahun akhirnya sudah dapat diamati masyarakat umum sejak Rabu (6/12/2017) di Hominin Vault, University of the Witwatersrand's Evolutionary Studie, Afrika Selatan.

Rakitan kerangka fosil Australopithecus yang dijuluki "Little Foot" asal Afrika Selatan itu tidak hanya dinobatkan sebagai kerangka tertua dengan usia 3,67 juta tahun, tetapi juga yang terutuh karena masih memiliki 90 persen tulang aslinya.

Ia hanya kehilangan bagian telapak kaki, panggul, dan tempurung lutut.

(Baca: Hati-Hati! Jalan ke Objek Wisata Ie Su’um Aceh Besar Amblas)

(Baca: Pasutri Ini Jadi Korban Tabrak Lari di Lintasan Bireuen-Takengon, Istri Meninggal Suami Luka Berat)

(Baca: Banjir Trumon Makin Parah, Debit Air Meningkat dan Rendam Ratusan Rumah)

Temuan kerangka lengkap merupakan hal yang sangat langka dan praktis tidak pernah didengar dalam sejarah.

Little Foot berhasil mengungguli Lucy yang terkenal dari Afrika Timur.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help