SerambiIndonesia/

Lagi, Muncul Usulan Pemekaran Kecamatan di Subulussalam, Begini Respons Pemerintah

Surat yang diteken Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti itu mengudang tokoh dan pihak terkait guna observasi pembentukan Kecamatan Batu-Batu.

Lagi, Muncul Usulan Pemekaran Kecamatan di Subulussalam, Begini Respons Pemerintah
Facebook Raswanto Sagala
Sekretariat Panitia Pembentukan Kecamatan Batu-Batu yang mekar dari Sultan Daulat, Kota Subulussalam. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Usulan pemekaran kecamatan di Kota Subulussalam terus bermunculan dan mendapat respons dari pemerintah setempat.

Terkini, pemekaran kembali mencuat yakni Kecamatan Batu-Batu yang ingin mekar dari Sultan Daulat dan kabarnya akan segera diobservasi Sabtu (9/12/2017) lusa.

Sebelumnya, empat kecamatan juga diusulkan mekar masing-masing Pasir Belo dari induknya Sultan Daulat, Tualang dari Rundeng, lalu Lae Kombih dari Kecamatan Penanggalan, Pasir Beso.

Kemudian ada pula Kecamatan Suka Makmur dari Simpang Kiri. Kini, dalam dua pekan terakhir muncul usulan pemekaran satu kecamatan lagi dari Sultan Daulat.

(Baca: Mantan Ketua Tim Pemekaran Ingatkan Pemimpin Baru Nagan Raya)

(Baca: Sembilan Tokoh Pemekaran dan Legiun Veteran Pijay Terima Piagam Penghargaan)

(Baca: Ingin Gelar Referendum dan Merdeka, Sejumlah Wilayah di Eropa Berpontensi Menyusul Catalonia)

Informasi yang dihimpun Serambinews.com, pemekaran Kecamatan Batu-Batu dari Sultan Daulat ini mencuat dari masyarakat Namo Buaya, Batu Napal, dan sejumlah desa di sekitarnya.

Usulan Kecamatan Batu-Batu ini pun akan diobservasi secepatnya.

Hal itu berdasarkan surat Wali Kota Subulussalam Nomor 005/141 Tertanggal 5 Desember 2017.

Surat yang ditandatangani Wali Kota Subulussalam, H Merah Sakti SH tersebut mengudang para tokoh dan pihak terkait guna observasi pembentukan Kecamatan Batu-Batu.

Jika semua usulan pembentukan kecamatan ini terwujud, maka Subulussalam ke depan akan menjadi sepuluh kecamatan.(*)

Penulis: Khalidin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help