SerambiIndonesia/

Militer dan Intel Zionis Dikerahkan ke Palestina, Setelah Trump Akui Jerusalem Ibu Kota Israel

"Sejumlah batalion bakal dikerahkan ke Tepi Barat bersama intelijen tempur dan sistem pertahanan kawasan,"

Militer dan Intel Zionis Dikerahkan ke Palestina, Setelah Trump Akui Jerusalem Ibu Kota Israel
AFP
Tentara Israel. 

SERAMBINEWS.COM - Sehari setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump  mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel, pemerintahan Benjamin Netanyahu langsung mengerahkan militernya.

Dilansir kantor berita AFP Kamis (7/12/2017), militer Israel menyatakan telah mengerahkan pasukan di Tepi Barat, yang merupakan wilayah Palestina.

Baca: Donald Trump Akui Jerusalem Ibu Kota Israel Tuai Kemarahan Dunia, Jokowi Minta OKI dan PBB Bertindak

Dalam keterangan resmi, militer Israel berujar keputusan itu didasarkan pasca-rapat yang dilakukan dewan jenderal.

"Sejumlah batalion bakal dikerahkan ke Tepi Barat bersama intelijen tempur dan sistem pertahanan kawasan," demikian pernyataan militer negara Zionis tersebut.

Selain itu, militer tengah mengkaji apakah bakal menambah kekuatan.

"Satu hal yang pasti, militer siap dengan segala kemungkinan," lanjut jurubicara pasukan.

Baca: HAMAS: Keputusan Donald Trump Akui Jerusalem Ibu Kota Israel akan Membuka Gerbang Neraka

Komunitas internasional mengecam pengakuan Trump.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, berujar aksi Trump bakal menjadi dorongan kelompok teroris melakukan aksinya.

Selain itu, langkah Washington dinilai bisa menimbulkan konflik di Timur Tengah.(*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help