SerambiIndonesia/

Pernah Bergerilya saat Konflik hingga Jadi Fotografer, Chaideer Gelar Pameran Foto Tunggal di Jerman

Pameran foto tersebut berlangsung sejak 5 sampai 18 Desember 2017 di pusat Kota Berlin. Chaideer berada di Jerman sejak 2-8 Desember.

Pernah Bergerilya saat Konflik hingga Jadi Fotografer, Chaideer Gelar Pameran Foto Tunggal di Jerman
IST
Chaideer Mahyuddin menunjukkan foto-fotonya pada pembukaan pameran foto di Kota Berlin, Jerman, Selasa (5/12/2017) waktu Jerman. 

(Baca: Seriusnya Jerman Merawat Sejarah)

(Baca: Setangkai Bunga untuk Penari Saman Gayo di Munster Jerman)

(Baca: Badan Amal Jerman Kembali Kucurkan Dana untuk Gampong Lampaseh Aceh, Ini Jumlahnya)

Chaideer mengaku, bahwa salah satu alasan ia diberi kesempatan untuk menggelar pameran foto tunggal karena ia pernah terlibat dalam konflik beberapa waktu lalu.

"Ya saya dianggap berhasil keluar dari image konflik, saya berhasil meninggalkan dunia saya sebelumnya. Tapi saya tidak perlu lagi menjelaskan kisah-kisah lama itu, sekali lagi terima kasih saya ucapkan kepada Watch Indonesia dan Goethe Institute," pungkas pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh tersebut.

Sementara itu, Ketua PFI Aceh, Fendra Tryshanie, mengatakan, Chaideer Mahyuddin di kalangan pewarta foto Indonesia dikenal sebagai pribadi yang berintegritas tinggi.

"Jadi, dedikasinya untuk dunia fotografi Aceh telah terbayar dengan dipamerkan karya foto jurnalistik Chaideer di Eropa," kata Fendra.

Tentu, lanjut Fendra, ini menjadi kebanggaan sendiri bagi PFI Aceh dan PFI secara keseluruhan.

"Harapan kami, ini bukan pertama dan terakhir bagi PFI Aceh. Semoga saja tekad Chaideer mengenalkan Aceh pada dunia, menular ke kawan-kawan PFI yang lain khususnya di Aceh," pungkas Fendra. (dan)

Penulis: Subur Dani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help