SerambiIndonesia/

Subulussalam KLB Penyakit DBD, Penderita Capai 21 Orang

"Kasus DBD memang tinggi bahkan masuk dalam status KLB karena jumlah penderita sangat banyak,"

Subulussalam KLB Penyakit DBD, Penderita Capai 21 Orang
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Kadinkes Subulussalam Masyhuri SKM. 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Kasus Demam Berdarah  Degue (DBD) di Kota Subulussalam masuk dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) lantaran penderitanya mencapai 21 orang.

"Kasus DBD memang tinggi bahkan masuk dalam status KLB karena jumlah penderita sangat banyak," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Subulussalam Masyhuri SKM menjawab Serambinews.com Kamis (7/12/2017).

Masyhuri mengakui jumlah penderita DBD meningkat di Subulussalam dan salah satu pasien meninggal dunia.

(Baca: Delapan Warga Subulussalam Terjangkit DBD, Bocah 6 Tahun Menghembuskan Napas Terakhir)

Untuk hal itu, Dinkes Subulussalam akan segera memfogging lokasi asal pasien. Dikatakan, dana untuk fogging hanya diplot sebesar Rp 10 juta dalam perubahan APBK 2017.

Dana tersebut dinilai kurang namun dinas tetap akan berupaya semaksimal mungkin memfogging.

Sebelumnya diberitakan, delapan warga Kota Subulussalam dilaporkan diserang penyakit demam berdarah degue (DBD) dalam kurun Dua bulan terakhir ini sehingga harus menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit setempat.

Bahkan, dari delapan pasien tersebut satu diantaranya dikabarkan meninggal dunia. 

Jumlah ini merupakan yang berobat ke RSUD Subulussalam dan untuk dua bulan terakhir. Sementara data di Dinkes dari seluruh pasien se Kota Subulussalam total warga terserang DBD capai 21 orang. 

Halaman
12
Penulis: Khalidin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help