SerambiIndonesia/

YouTube Berencana Rekrut 10.000 Orang, Tugasnya Awasi Pelanggaran Unggahan Video

Moderator ini akan menjadi 'polisi' untuk mengawasi setiap pelanggaran dalam video-video yang diunggah di YouTube.

YouTube Berencana Rekrut 10.000 Orang, Tugasnya Awasi Pelanggaran Unggahan Video
Logo Youtube 

SERAMBINEWS.COM - Dalam postingan di blog resmi YouTube, Susan Wojcicki selaku CEO mengatakan bahwa YouTube berencana merekrut 10.000 orang sebagai moderator video.

Moderator ini akan menjadi 'polisi' untuk mengawasi setiap pelanggaran dalam video-video yang diunggah di YouTube.

Tidak hanya mengawasi, moderator-moderator tadi juga akan mengajari komputer bagaimana cara menangani video yang dianggap bermasalah.

Ini merupakan langkah serius yang diambil YouTube untuk memberantas konten video dan komentar negatif, termasuk soal eksploitasi anak, pedofilia, ekstremisme dan konten negatif lain.

"Saya melihat akan ada masalah yang bisa ditimbulkan dari keterbukaan yang diterapkan YouTube, orang-orang bisa menggunakan keterbukaan itu untuk tujuan mengeksploitasi, menyesatkan, memanipulasi, melecehkan bahkan merugikan orang lain," tulis Wojcicki dalam postingan tersebut.

(Baca: Otoritas Keuangan Indonesia Segera Keluarkan Aturan Larangan Bitcoin, Ini Fakta-faktanya)

(Baca: Ilmuwan Ungkap Temuan Kerangka Tertua Nenek Moyang Manusia, Berusia 3,6 Juta Tahun)

(Baca: 50 Warga Cina Ditahan Saat Digerebek Pabrik Ganja Ilegal, Rp 5,4 Miliar Disita)

Menurut laporan New York Times yang dirangkum KompasTekno, Kamis (7/12/2017), lebih dari 400 jam video diunggah ke YouTube setiap menit dan mereka mengaku kewalahan memonitor konten platform-nya sendiri.

Mekanisme menggunakan tenaga manusia untuk melatih komputer, umum digunakan sebagai pedoman platform-platform besar (megaplatform playbook) seperti Facebook yang juga pernah melakukan hal serupa.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help