Film "Kibaran" Karya Siswa SMA Negeri 7 Banda Aceh Raih Juara II Festival Film BNPT

Film pendek berdurasi lima menit itu berhasil menyisihkan 517 film lainnya dari seluruh SMA/sederajat se-Indonesia.

Film
IST
Farah Annisa Balqis, mewakili kru "Kibaran" bersama Kepala SMAN 7 Banda Aceh Aisyah M Ali (Kiri) dan guru pembimbing, Sabariah (kanan), sesaat setelah menerima hadiah juara II Festivel Film BNPT di Yogyakarta, Jumat (8/12/2017) malam. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, YOGYAKARTA - Film berjudul "Kibaran" karya siswa SMA Negeri 7 Banda Aceh terpilih sebagai juara II Festival Film-Video yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Hadiah dan penghargaan diterima Farah Annisa Balqis, mewakili kru "Kibaran" dalam acara  "Anugerah Indonesia  Damai," di Yogyakarta, Jumat (8/12/2017) malam.

Hadir menyaksikan pemberian anugerah itu Kepala SMAN 7 Banda Aceh Dra Hj Aisyah M Ali MPd didampingi guru pembimbing Sabariah MPd.

Film pendek berdurasi lima menit itu berhasil menyisihkan 517 film lainnya dari seluruh SMA/sederajat se-Indonesia.

"Kami bersyukur. Ini benar-benar tidak disangka, bahwa film ini meraih juara II," kata Aisyah M Ali.

(Baca: Film dan Novel Kopi Siti Kewe Diluncurkan di Fakultas Kopi Jakarta)

(Baca: Wanita Berhijab Ini Tunjukkan Skill Makeup, Bisa Tiru Karakter Tokoh Film dan Animasi)

(Baca: Kisah Pria Ini Lari dari Penjara Seperti Dalam Film, Lewati Sniper, Hutan Penuh Beruang dan Serigala)

Kepala Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Provinsi Aceh, Prof Yusni Saby, mengaku bangga bahwa generasi muda Aceh begitu hebat berkiprah di forum lomba yang diselenggarakan secara nasional.

"Kita sangat bangga memiliki anak-anak muda Aceh yang  kreatif," ujar Yusni Saby.

Kepala BNPT, Komseni Suhardi Alias menjelaskan lomba yang diselenggarakan BNPT untuk mengindikasikan masyarakat berpartisipasi dalam menangkap radikalisme dan terorisme.

Suhardi mengatakan, menurut survei, anak muda adalah sasaran utama brainwash dalam masalah radikalisme.

Karena itu, BNPT melakukan lomba dengan pendekatan anak muda sebagai peserta.

"Lomba ini sebagai medium penyampaian pesan untuk menangkal radikalisme," demikian Suhardi.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved