SerambiIndonesia/

SPBU Lamsayuen dan SPPBE Braden Raih Penghargaan

Dua stasiun pengisian bahan bakar milik Nahrawi Noerdin atau lebih dikenal Awi raih Pertamina Award 2017

SPBU Lamsayuen dan SPPBE Braden Raih Penghargaan
PENERIMA penghargaan dari PT Pertamina foto bersama seusai menerima penghargaan itu di Hotel Santika Dyandra, Medan, Minggu (10/12). Salah satu penerima penghargaan tersebut, pemilik SPBU Lamsayuen, Aceh Besar dan SPPBE Braden, Aceh Besar, Nahrawi Noerdin (tiga kanan). 

MEDAN - Dua stasiun pengisian bahan bakar milik Nahrawi Noerdin atau lebih dikenal Awi raih Pertamina Award 2017. Penghargaan ini diserahkan dalam acara meriah di Hotel Santika Dyandra, Medan, Minggu (10/12).

Pertama SPBU PT Tunggal Cita Mulia di Lamsayuen menyabet penghargaan kategori Best Maintained Equipment Facility. Kedua, SPPBE PT Kabersama Cipta Raya penghargaan kategori Best SPPBE NPSO. Penghargaan ini cukup mengejutkankarena SPBBE di Gampong Braden, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar ini baru beroperasi tujuh bulan.

“Alhamdulillah award ini semakin memacu motivasi kami untuk memberikan pe layanan yang lebih baik kepada konsumen,” kata DirutPT Kabersama Cipta Raya, Nahrawi Noerdin yang juga Dirut PT Tunggal Cita Mulia. Pada kesempatan itu, Nahrawi mengatakan penghargaan ganda diperolehnya itu berkat kerja sama semuatim dalam mengelola SPBU dan SPPBE sesuai mutu, kualitas, dan kuantitas yang baik dan dalam memberikan pelayanan tak terpaku satu arah.

Melainkan aspek juga harus dilengkapinya maksimal. Ia mencontohkan mushala di SPBU dibuat dengan fasilitas baik, sehingga pelanggan yang melaksanakan shalat merasa tenang. “Banyak yang bilang shalat di mushala kami serasa berada di Masjid Oman Banda Aceh,” ujarnya. Nahrawi mengatakan ward ini membuktikan kalau kualitas maupun pelayanan stasiun pengisian bahanbakar di Aceh tidak kalah dengan daerah lain, khususnya Medan yang memiliki jumlah SPBU lebih banyak. Pertamina Award 2017 ini dibalut dengan acara HUT Pertamina ke 60 tahun.

Penilaian award dilakukan kepada seluruh SPBU danSPBBE di seluruh wilayah Sumbagut yang meliputi lima provinsi. “Pertamina tidak akan bertahan sampai usia 60 tahun bila tidak didukung mitra kerja yang baik. Kepercayaan konsumen yang terjalin hingga saat ini merupakan kerja keras mitra kerja,” kata GM Pertamina MOR I Erry Widiastono. (mad)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help