Tafakur

Keputusan Trump

Sungguh, telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur di Perang Badar)

Keputusan Trump
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Massa melakukan aksi damai untuk Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (10/12/2017). Aksi bela Palestina ini dilakukan untuk merespons keputusan Presiden AS Donald Trump dalam menetapkan Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel. 

Oleh: Jarjani Usman

“Sungguh, telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur di Perang Badar). Segolongan berperang di jalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati” (QS. Ali Imran: 13).

Kata-kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, yang mengakui Jerussalem sebagai ibukota Israel telah menimbulkan kecaman dahsyat dari berbagai belahan dunia. Keputusan yang memihak Israel itu telah sangat merugikan Palestina khususnya yang tanahnya dicaplok dan umat Islam pada umumnya yang salah satu tempat suci dianggap masuk wilayah Israel. Demikian besar dampak buruk dari pemimpin berpengaruh tingkat dunia. Bagi kita orang Muslim, momen ini perlu menjadi pelajaran penting untuk bersatu.

Kita harus bersatu dalam berjuang, tak ada pilihan lain. Tak bisa mengandalkan orang lain untuk membantu kita mempertahankan diri dan membuat kemajuan ke arah yang baik. Kita harus punya agenda dan kekuatan sendiri, senantiasa waspada terhadap maneuver-manuver pihak lain, dan merawat tali persaudaraan atau ukhuwah islamiyah. Apalagi dalam sejarah dunia, telah banyak pengkhianatan terhadap perjanjian yang dibuat umat Islam, seperti pada masa Rasulullah SAW.

Jika bersatu dengan niat yang ikhlas untuk perjuangan suci menegakkan agama Allah, insya Allah kita akan mendapat bantuan Allah. Tak perlu ragu. Kita perlu menyakini itu, apalagi pernah terbukti dalam sejarah perjuangan umat Islam.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved