Potensi Wisata Perlu Digali Lagi

ACEH BESAR memiliki ragam pesona wisata alam, baik wisata pantai maupun wisata alam pegunungan dan sungai

Potensi Wisata Perlu Digali Lagi
KOMUNITAS pesepeda off road menggelar kemping di kawasan wisata Likok Kuwieng, di kilometer 68, jalan Banda Aceh-Medan, atau menjelang ‘kota’ Saree. 

ACEH BESAR memiliki ragam pesona wisata alam, baik wisata pantai maupun wisata alam pegunungan dan sungai. Semua potensi itu bila dikelola dengan baik akan mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Jujur saja, selama ini kita masih nyaris tergantung penuh pada dana transfer untuk pembangunan daerah, seharusnya potensi untuk penguatan PAD itu masih sangat luas di sektor pariwisata,” tutur Muchlis Zulkifli ST.

Menurut Ketua Fraksi PAN, PKS dan PBB di DPRK Aceh Besar itu, sudah saatnya Pemerintah Aceh Besar menggali sektor pariwisata secara lebih intensif. Tentu saja harus didukung dengan pengelolaan yang baik serta profesional. “Yang dibenahi bukan hanya lokasi wisata, namun juga infrastruktur keluar masuk lokasi wisata, terutama yang aksesnya jauh dari jalan nasional atau propinsi,” ujar pria yang akrab disapa dengan Ngoh itu.

Ketua DPA PAN Aceh Besar ini menambahkan daritelaah PAD yang didapat pihak legislatif Aceh Besar, pasokan PAD dari sektor pariwisata terhitung minim. Kondisi itu muncul karena Pemkab Aceh Besar sejauh ini hanya mampu menarik pendapatan daerah dari 4 atau 5 lokasi wisata di Aceh Besar.

“Itupun jumlahnya sangat minim, hanya Rp 185 juta, jelas ini kerugian daerah. Seharusnya jika memang lebih intensif, bisa jauh lebih besar dari itu. Kita berharap pemasukan bukan hanya dari lima lokasi wisata di Aceh Besar. Karena sedikitnya di Aceh Besar memiliki 25 spot tujuan wisata yang terhitung eksotis serta layak dijual,” tandas Muchlis Zulkifli.

Sebab itu, Muchlis berharapstake holder kepariwisataan di Aceh Besar bisa menggali lebih intens potensiwisata di Aceh Besar. Karena ini juga peluang investasi bagi kalangan non pemerintah, untuk terjun menggarap potensi wisata di Aceh Besar. “Pemerintah siap mendukung dengan regulasi yang tidak berbelit, serta pembangunan infrastruktur ke lokasi wisata,” ujarnya.(**)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved