Tingkatkan Mutu, Guru SMK Penerbangan Belajar ke Amerika

Pemerintah Aceh mengirimkan guru SMK Penerbangan untuk belajar seluk-beluk ilmu penerbangan pada sebuah

Tingkatkan Mutu, Guru SMK Penerbangan Belajar ke Amerika

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mengirimkan guru SMK Penerbangan untuk belajar seluk-beluk ilmu penerbangan pada sebuah perguruan tinggi negeri di Amerika Serikat. Saat ini, empat guru SMK Penerbangan Aceh sedang mendalami sistem kelistrikan, elektronik, digital, dan avionic pesawat terbang di Everett Community College di Washington, Amerika Serikat.

Lembaga pendidikan ini merupakan mitra Boeing, perusahaan penerbangan terbesar di dunia yang berlokasi di kota Everett. Dipilihnya Everett sebagai lokasi studi berawal dari kunjungan Ketua Komisi V DPR Aceh, Muhammad Alfatah dan rombongan ke Amerika, tahun lalu. Atas dukungan penuh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, program tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Laisani, M.Si.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan, program ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Aceh dalam bidang penerbangan. Program ini diharap akan mendatangkan efek positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan perekonomian Aceh masa depan.

Dijelaskan, bahwa program ini dibangun atas kerja sama denganLembaga Indonesia Education Partnerships di bawah pimpinan Diana Devi, M. Pd selaku University Partnerships Manager. Pimpinan lembaga ini yang mendampingi rombongan Komisi V DPRA ketika melakukan kunjungan kerja ke universitas yang ada di Amerika.

Menurut keterangan Diana Devi, pihaknya tidak hanya menggalang pertemuan di Amerika, tapi juga mendatangkan beberapa Rektor dari Amerika dan universitas luar negeri lainnya ke Aceh untuk berdiskusi tentang pengembanganSDM daerah ini. “Pada akhir Mei lalu, saya telah menghadirkan Wakil Rektor Everett Community College ke Banda Aceh untuk mendikusikan program peningkatan kualitas SDM pada SMK Penerbangan dengan Komisi V DPRA, kepala Dinas Pendidikan dan Gubernur Irwandi Yusuf,” katanya seraya menambahkan bahwa program kerja sama semacam itu akan dikembangkan dengan para bupati dan berbagai universitas yang ada di Aceh.

Dia melanjutkan, Pemerintah Aceh memilih untuk bermitra dengan Everett karena beberapa pertimbangan. Selain aspek program studi di Universitas, juga karena biasanya Everett memiliki beberapa program unggulan yaitu aeronautika, aviation, teknik, teknologi informasi, dan bisnis.Selain itu, kata Diana Devi, Everett yang letaknya berdekatan dengan pabrik Boeing terbesar di dunia ini merupakan mitra kunci dari Boeing yang melayani lebih dari seribu karyawan Boeing pertahun untuk program pendidikan mereka selama lebih dari 75 tahun.

Keempat guru yang sekarangbelajar di Amerika adalah Rahmat Hutabarat, Aminuddin, AP Perdana, dan Khairul Azwar. Mereka mempelajari fiber optik, nida software, penyambungan dan pemanfaatan kabel, pengawasan pesawat udara, dan masih banyak hallagi. Sekembali dari Everett, keempat guru ini diharap mengaplikasikan ilmunya di SMK Penerbangan Aceh. Selain di Everett, guru SMK Penerbanan itu juga akan dibawa berkunjung ke San Jose State University (SJSU) yang terletak di California untuk menjalani pelatihan singkat khusus tentang sistem manajemen keselamatan penerbangan dengan standar internasional.Kunjungan ini bertujuan agar mereka mendapatkan pengetahuan dalam bidang penerbangan dari berbagai sumber di Amerika.

Selama di Amerika, para guru ini menetap di rumah keluarga Amerika di KotaEverett. “Dengan demikian, mereka bergaul dan berinteraksi dengan budaya setempat.Kesempatan ini juga sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka,” ujar Diana Devi yang menambahkan bahwa merekayang telah bertolak ke Amerika pada tanggal 25 November 2017 akan kembali ke Tanah Air pada 22 Desember mendatang.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved