Aceh Besar Gelar Diskusi Penyusunan Rancangan RPJMD

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Besar, Rabu (13/12), menggelar Focus Group Discusion

Aceh Besar Gelar Diskusi Penyusunan Rancangan RPJMD
Mawardi Ali

KOTA JANTHO - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Besar, Rabu (13/12), menggelar Focus Group Discusion (FGD) atau diskusi publik penyusunan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2017-2022. Diskusi publik yang berlangsung di Hotel Hijrah, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, itu dibuka Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, diskusi publik ini akan menjadi langkah awal dalam penyusunan RPJMD yang menitikberatkan arah pembangunan lima tahun mendatang serta acuan singkonisasi program pemerintah dan masyarakat. “Diskusi ini dapat dijadikan forum penjaringan aspirasi antarpemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati arah serta kebijakan pembangunan sesuai visi dan misi kepala daerah dalam rancangan RPJMD guna mewujudkan Aceh Besar yang maju, sejahtera, dan bermartabat dalam syariat Islam,” ungkapnya.

Mawardi juga menjelaskan, dalam mewujudkan visi RPJMD Aceh Besar 2017-2022, pihaknya sudah merumuskan enam misi pembangunan meliputi pelaksanaan syariat Islam, peningkatan sumber daya manusia, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan bertanggungjawab, serta peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur. Ada juga pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berbasis mukim dan gampong, serta percepatan laju pembangunan masyarakat pesisir, terisolir dan tertinggal.

Ditambahkan, forum diskusi itu diharapkan dapat diperoleh kesepakatan dalam menentukan arah dan kebijakan yang menjadi acuan dalam merencanakan program pembangunan yang sifatnya strategis dan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan masyarakat di daerah. Tujuannya, agar program yang direncanakan dapat berdaya guna dan berhasil guna.

Kesemuanya, menurut Bupati, dapat terwujud secara baik dengan koordinasi lintas sektor bukan hanya pada tahapan penyusunan rencana, namun sampai pada pelaksanaannya. “Dalam pelaksanaanya semua program SKPK harus mencerminkan visi dan misi pemerintahan 2017-2022 dan akan dievaluasi tiap tahun, hingga akhir lima tahun mendatang bisa kami tuntaskan,” pungkas Mawardi Ali.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappeda Aceh Besar, Ir Zakaria MT, menyebutkan, diskusi itu diikuti 70 peserta yang terdiri atas kepala SKPK, camat, akademisi, ormas, Tim Program Aceh Besar Sejahtera (Pro Abes), dan tokoh masyarakat. Menurutnya, diskusi itu turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab.

“Diskusi ini bertujuan untuk sinkronisasi naskah RPJMD Aceh Besar 2017-2022 dengan visi dan misi Pemkab Aceh Besar serta isu-isu strategis dan renstra SKPK. Kegiatan ini juga dalam rangka penyesuaian RPJP kabupaten dengan RPJMD Aceh Besar 2017-2022,” jelas Zakaria didampingi Rahmawati SPd selaku ketua panitia yang juga Kabid Ekonomi dan Ketenagakerjaan Bappeda Aceh Besar.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved