Ini Pekerjaan Terancam Hilang Akibat Perkembangan Teknologi dan yang tak Bisa Digantikan Robot

Jika biaya menggunakan robot lebih efisien, maka pekerja di bidang itu terancam kehilangan pekerjaan.

Ini Pekerjaan Terancam Hilang Akibat Perkembangan Teknologi dan yang tak Bisa Digantikan Robot
Foto: Getty Images/AFP/G Cacace
Tampak dalam foto polisi robot berpose dengan latar belakang Burj Khalifa. Setelah mengerahkan mobil mewah Lamborghini dan Ferrari untuk berpatroli di jalanan, polisi Dubai kini mengandalkan robot. Jika eksperimen Robocop sukses, 25 persen kesatuan patroli kepolisian Dubai akan digantikan oleh robot hingga 2030. 

SERAMBINEWS.COM - Organisasi Perburuhan Internasional ( ILO) menemukan pekerjaan dengan katakteristik tertentu akan hilang di masa mendatang sebagai dampak dari perkembangan teknologi.

Karakteristik tersebut adalah pekerjaan yang bersifat rutin.

"Pekerjaan yang rutin, manual, dan kognitif itu beresiko hilang digantikan dengan fungsi yang sama dari teknologi," kata ekonom ILO Owais Parray dalam acara Indonesia Jobs Outlook 2017 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017).

Baca: Pertama di Dunia, Robot Mirip Manusia Ini Dapat Status Warga Negara Arab Saudi

Parray mencontohkan jenis pekerjaan yang akan hilang nantinya, seperti petugas front office di bank. Saat ini, sebagian besar tugas front office sudah bisa digantikan oleh mesin ATM (anjungan tunai mandiri) maupun aplikasi di ponsel yang dikeluarkan oleh masing-masing perbankan.

Terlebih, para pengusaha nantinya akan memperhitungkan antara berapa biaya yang perlu dikeluarkan jika mempekerjakan manusia dan berapa yang dikeluarkan untuk robot.

Jika biaya menggunakan robot lebih efisien, maka pekerja di bidang itu terancam kehilangan pekerjaan.

Baca: VIDEO: Ini Dia Robot Terbang Karya Team Seulawah Mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah

"Banyak pekerjaan akan terancam karena otomatisasi. Tapi, tidak semua pekerjaan terancam," tutur Parray.

Adapun karakteristik pekerjaan yang dinilai aman dari perkembangan teknologi adalah yang sifatnya kognitif tapi tidak rutin maupun yang manual dan tidak rutin.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help