Jatuh Bangun Mencari Rp 50.000 Sehari

MAU tahu berapa ongkos dan keuntungan yang diperoleh seorang petani garam tradisional di Aceh

Jatuh Bangun Mencari Rp 50.000 Sehari
Petani merebus air asin untuk proses pembuatan garam di lokasi Ladang Garam, Kecamatan Blang, Mangat, Lhokseumawe. SERAMBI/ZAKI MUBARAK 

MAU tahu berapa ongkos dan keuntungan yang diperoleh seorang petani garam tradisional di Aceh? Sebagai pembanding, mungkin pengakuan dari beberapa petani garam di Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Jangka, Bireuen bisa dijadikan referensi bagi pemimpin negeri untuk dicarikan solusi agar pemberdayaan ekonomi tak hanya sebatas slogan.

Meskipun berpenghasilan pas-pasan, namun produksi garam di Tanoh Anoe tetap berjalan. Semangat mereka untuk berusaha tak pernah padam bahkan dengan pendapatan antara Rp 30.000 hingga Rp 50.000 sehari mereka bisa membiaya pendidikan anak mulai SD hingga SMP, SMA bahkan kuliah. “Sedikit tetapi berkah,” ujar seorang petani garam dibenarkan Keuchik Tanoh Anoe, Marwan.

Sejumlah petani garam yang diwawancarai Serambi secara terpisah mengatakan, untuk sekali produksi garam sebanyak 45 kg harus mengeluarkan biaya operasional sekitar Rp 260.000. Rinciannya, kayu bakar Rp 30.000, upah angkut air Rp 10.000, dan bibit garam Rp 220.000.

Harga jual grosir garam saat ini Rp 6.200/kg. Jika dikalikan dengan jumlah produksi 45 kg maka penghasilan kotor Rp 279.000. “Dikurangi biaya produksi Rp 260.000, keuntungannya sekitar Rp 19.000. Jika rata-rata petani garam memproduksi tiga kali sehari, maka keuntungannya tak sampai Rp 60.000,” kata Abdullah, seorang petani garam.

Menurut Abdullah, dengan penghasilan sebesar itu rasanya sulit bagi mereka untuk mengurus berbagai persyaratan yang ditentukan agar garam produksi mereka bisa tampil menarik, punya label halal, dan sesuai SNI. “Kami juga ingin maju dan bisa bersaing secara sehat, tetapi tanpa bantuan pemerintah rasanya mustahil,” kata Abdullah.(c38)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved