Syuhada Palestina Ditembak Mati Sniper Israel, Kejadian ini Bangkitkan Perjuangan Melawan Zionis

Sejumlah media internasional termasuk RT dan Al Jazeera mendokumentasikan perjuangan Ibrahim, semasa hidupnya.

Syuhada Palestina Ditembak Mati Sniper Israel, Kejadian ini Bangkitkan Perjuangan Melawan Zionis
Al Jazeera
Seorang remaja yang tidak bersalah menjadi korban tindakan brutal tentara Israel, ditangkap dan dipukuli meski dia tidak melakukan tindakan melawan Israel. Foto ini pun mendunia dan aksi keji Israel dikecam oleh kalangan Hak Asasi Manusia (HAM) dunia. 

SERAMBINEWS.COM, PALMERAH -- Seorang syuhada Palestina, Ibrahim Abu Thurayyah meninggal dunia, saat dia berjuang melawan penjajahan Israel di Palestina.

Meski kedua kakinya diamputasi oleh serangan bom melalui pesawat tempur Israel, Ibrahim masih hidup, tapi kehilangan kedua kakinya, dalam serbuan brutal yang dilakukan Israel terhadap masyarakat sipil Palestina itu.

Sejak kedua kakinya diamputasi, upaya Ibrahim melawan penindasan dan penjajahan zionis Israel tidak pernah surut, bahkan semakin menguatkan kiprahnya untuk melawan tentara Israel dan pendudukan yang dilakukan di tanah Palestina.

Sejumlah media internasional termasuk RT dan Al Jazeera mendokumentasikan perjuangan Ibrahim, semasa hidupnya.

Kematiannya karena ditembak sniper Israel malah membangkitkan semangat para pemuda Palestina untuk melawan Israel dengan ketapel dan lemparan batu.

(Baca: Ribuan Orang Padati Jalan di Depan Stadion Dimoerthala)

(Baca: Sophia Latjuba Sedang Berduka, Sang Paman Meninggal Dunia, Netizen: Semoga Husnul Khatimah)

Seorang syuhada Palestina, Ibrahim Abu Thurayyah, yang diamputasi kedua kakinya itu tewas ditembak sniper Israel yang brutal, saat dia berjuang melawan penjajahan Israel di Palestina. (Al Jazeera)
Seorang syuhada Palestina, Ibrahim Abu Thurayyah, yang diamputasi kedua kakinya itu tewas ditembak sniper Israel yang brutal, saat dia berjuang melawan penjajahan Israel di Palestina. (Al Jazeera) 

Mereka tidak takut dihujani peluru tajam dan bom.

Perjuangan bangsa Palestina atas pendudukan Israel di Palestina semakin meningkat setelah Donald Trump mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Upaya untuk mencaplok dan merebut kota suci dan Al Quds itu dari Palestina langsung dikecam masyarakat dunia.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help