Imigrasi Deportasi WN Tiongkok

Imigrasi Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok

Imigrasi Deportasi WN Tiongkok
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, Imam Santoso memperlihatkan dokumen fotokopi Paspor milik Xu Xiumei, WN Tiongkok yang sudah dideportasi ke negara asalnya setelah sebelumnya ditangkap di Meulaboh, karena diduga melakukan tindakan penyalahgunaan izin kunjungan ke Indonesia. Selasa (19/12) siang. 

* Kedapatan Jual Baju dan Sepatu di Meulaboh

MEULABOH - Imigrasi Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok ke negara asalnya melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Data yang diperoleh wartawan kemarin warga asing yang dideportasi tersebut bernama Xiu Xiumei (45) asal Fujian.

Ia dideportasi dari Meulaboh melalui Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya lalu diterbangkan ke Jakarta, dan dari Jakarta dipulangkan dengan pesawat China Airlines. Selama proses pemulanagan, yang bersangkutan didampingi petugas Imigrasi setempat. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II B Meulaboh Imam Santoso dalam keterangan pers kepada wartawan mengatakan WNA perempuan asal Tiongkok tersebut dilakukan petugas setelah sebelumnya ditangkap di sebuah losmen di Meulaboh, Aceh Barat, pada Minggu (17/12) lalu.

“Warga asing ini kita tangkap setelah ia kedapatan berjualan aneka sepatu dan baju dalam perempuan,” kata Imam. Ia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan dokumen keimigrasian, perempuan ini dipastikan melanggar Pasal 75 ayat (2) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Sebagai konsekuensi hukum, Imigrasi Meulaboh terpaksa mengambil tindakan tegas dengan mendeportasinya ke negara asal. Ia juga dicekal masuk Indonesia selama enam bulan.

“Pencekalan ini dapat diperpanjang, tergantung dengan tingkat kesalahannya,” tambahnya. Menurutnya, tindakan yang dilakukan petugas Imigrasi terhadap Xu Xiumei dilakukan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas warga asing yang diduga sedang menjual baju di Meulaboh dan diduga kuat tak memiliki izin resmi untuk bekerja di Indonesia. Sesuai hasil penyelidikan petugas, visa yang diberikan kepada WN Tiongkok tersebut berjenis B211A.

Kepala Kantor Imigrasi Meulaboh Aceh Barat Imam Santoso menambahkan pihaknya juga sudah menerima perpanjangan penahanan seorang warga asing bernama Hu Jiebin (35), asal Tiongkok setelah sebelumnya ditangkap aparat keamanan bersama tim gabungan di Kabupaten Abdya, Jumat (4/11) lalu. Surat perpanjangan penahanan diperoleh pihak Imigrasi Meulaboh dari Kejaksaan Negeri Abdya.

“Pria asing ini untuk sementara masih ditahan di Lapas Kelas II B Meulaboh,” kata Imam Santoso. Pihaknya menyebutkan hingga kini penyidikan kasus tersebut masih berlangsung. Seperti diberitakan sebelumnya Hu Jiebin ditangkap ketika sedang menjual baju keliling di Abdya, menggunakan sebuah mobil penumpang jenis Daihatsu Xenia dengan nomor polisi BK 1083 WO yang ia sewa dari Medan, Sumatera Utara. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan seorang WNI bernama Gunawan Damanik, asal Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara yang diduga sebagai pemandu serta sopir mobil tersebut.(edi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help