SerambiIndonesia/

Tafakur

Umat Bertanggung Jawab

Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah

Umat Bertanggung Jawab

Oleh: Jarjani Usman

“Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah yang mungkar, serta beriman kepada Allah….” (QS. Ali Imran: 110).

Kita bukan hanya mengaku Muslim, tetapi juga harus menjadi umat yang bertanggung jawab penuh terhadap keislaman kita. Yaitu bertanggungjawab atau berkewajiban dalam menegakkan yang makruf dan mencegah segala bentuk kemungkaran.

Tanggung jawab ini memang tak mudah dilaksanakan. Apalagi kemungkaran-kemungkaran yang terjadi bukan hal baru, tetapi telah lama dilakukan dan dianggap biasa dalam masyarakat. Tak sedikit yang membiarkannya meskipun mengetahuinya. Seperti kutipan-kutipan uang dalam jumlah tertentu dari orang-orang yang dianggap telah diurus urusan-urusannya. Jika tidak memberikannya, malah dianggap suatu keanehan. Singkatnya, dalam contoh ini, hal yang benar dianggap aneh, tetapi yang salah dianggap biasa, bukan aneh.

Padahal sudah umum difahami bahwa seseorang bekerja pada suatu lembaga pemerintah atau swasta sudah mendapat upah dari pekerjaannya. Dan jika ada yang memungut tambahan itu haram. Walaupun tahu itu haram, Meskipun demikian, tak sedikit orang melakukannya mulai sejak bekerja hingga datang masa pensiunnya. Kalau kita termasuk orang yang begitu, kita termasuk orang-orang tak bertanggung jawab terhadap keislaman kita.

Singkatnya, orang-orang seperti itu telah gagal menjadi umat yang bertanggung jawab. Seharusnya bertanggung jawab mencegah kemungkaran, malah melakukan kemungkaran.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help