Siswa Abdya Ramai-ramai Tarik Beasiswa di Bank, Ini yang Dikhawatirkan Pelajar

Petugas Satpam harus kerja keras mengatur siswa yang berjibun sejak pagi di depan pintu masuk.

Siswa Abdya Ramai-ramai Tarik Beasiswa di Bank, Ini yang Dikhawatirkan Pelajar
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Ratusan siswa SMA di Kabupaten Abdya berjibun di depan pintu masuk Kantor BNI Kas Blangpidie selama dua hari terakhir sampai Kamis (21/12/2017). Mereka menarik beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kementerian Pendidikan karena khawatir akan dikembalikan ke pusat, bila tak ditarik sampai berakhir tahun ini. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Siswa SMA dan SMK di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), ramai-ramai melakukan penarikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) di Kantor BNI Kas Blangpidie.

Itu dilakukan karena para siswa tersebut khawatir beasiswa dari Kementerian Pendidikan itu akan dikembalikan ke pusat bila tidak ditarik sampai berakhir tahun 2017.

Amatan Serambinews.com selama dua terakhir sampai Kamis (21/12/2017) sore, ratusan siswa dari sejumlah SMA di Kabupaten Abdya, antre atau memadati pintu masuk Kantor BNI Kas Blangpidie di Jalan Persada.

Baca: Jadwal Ujian Tenaga Kontrak Pemkab Abdya Diundur ke 31 Desember 2017, Ini Penyebabnya

Tujuanya untuk melakukan penarikan beasiswa yang jumlahnya bervariasi antara Rp 500 ribu sampai Rp 1.000.000 per siswa.

Petugas Satpam harus kerja keras mengatur siswa yang berjibun sejak pagi di depan pintu masuk.

“Kami ramai-ramai menarik karena khawatir beasiswa tersebut akan dikembalikan ke Jakarta, bila tidak ditarik sampai berakhir tahun ini,” kata salah seorang siswa kepada Serambinews.com di lokasi.

Baca: Ribuan Warga Abdya Kirim Doa untuk Rakyat Palestina

Pimpinan BNI Kantor Kas Blangpidie, Rahmad Qadri Mihas dihubungi Serambinews.com, Kamis (21/12/2017) sore, menjelaskan, siswa yang menarik beasiswa dapat dilayani seluruhnya meskipun jumlah mereka membeludak selama dua hari terakhir.  “Pelayanan tak terganggu, semua bisa kita layani,” katanya.

Rahmad tidak tahu penyebab sehingga siswa ramai-ramai menarik beasiswa menjelang akhir tahun.

Soal kekhwatiran siswa bahwa bila tidak ditarik sampai tahun ini berakir, maka beasiswa tersebut dikembali ke pusat, Rahmad Qadri Mihas mengaku belum mendapat informasi tentang hal itu.(*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved