Aceh-Sumut Sepakat 56 Cabor

KONI Aceh dan Sumut sepakat akan mendaftarkan 56 cabang olahraga (cabor) untuk dipertandingkan

Aceh-Sumut Sepakat 56 Cabor
PENGURUS KONI Aceh dan Sumut berfoto bersama setelah mendaftar sebagai calon tuan rumah PON 2024 di Kantor KONI Pusat, Jakarta 

MEDAN - KONI Aceh dan Sumut sepakat akan mendaftarkan 56 cabang olahraga (cabor) untuk dipertandingkan pada PON XXI/2024. Kedua provinsi tersebut memastikan kalau venue petandingan seluruh cabor itu sudah rampung 90 persen.

Kesepakatan pembagian cabor ini dihasilkan dalam rapat koordinasi antara kedua pengurus KONI di Kantor KONI Sumut, Jalan Williem Iskandar, Percut Seituan, Deliserdang, Sabtu (23/12). Sebelum pembagian cabor dilakukan, kedua tim pemenangan bidding PON XXI/2024 ini terlebih dahulu membagi cabor menjadi empat kategori, yakni cabor permainan, terukur, bela diri, dan akurasi.

KONI Aceh yang diberi hak memilih lebih dulu kebagian 11 jatah pada cabor permainan yakni basket, bridge, golf, softball dan baseball, takraw, sepak bola, tenis lapangan, rugby, bola tangan, woodball dan tenis meja. Pada cabor terukur Aceh berhak atas empat cabor, atletik, dayung, angkat berat, dan selam.

Sementara pada kategori bela diri, Aceh kebagian enam cabor, yaitu anggar, judo, kempo, tarung drajat, muaythai. dan yongmodo. Di kategori akurasi ada tujuh cabor yang menjadi hak Aceh, masing-masing aero sports, berkuda, layar, panjat tebing, menembak, panahan, dan arung jeram.

Ketua Delegasi Aceh, Bachtiar Hasan menilai pembagian cabor sudah dilakukan secara adil dan sesuai potensi masing-masing daerah. Dan yang terpenting kata dia, Aceh berhasil mewujudkan mimpi untuk menggelar sepak bola sesuai keinginan Gubernur Irwandi Yusuf. Secara garis besar menurutnya Aceh tidak mempersoalkan jenis-jenis cabor yang menjadi jatah Aceh.

“Sebelumnya kami dari tim pemenangan bidding Aceh sudah membahas pembagian cabor ini dengan pengurus KONI dan Pemprov Aceh yang diwakili Kadispora Aceh. Jadi tidak masalah,” kata Bachtiar.

Sekjen KONI Aceh, M Nasir mengatakan, secara keseluruhan rapat koordinasi ini menghasilkan enam kesepakatan. Salah satunya merupakan komitmen Aceh dan Sumut untuk memenuhi uang pendaftaran Rp 500 juta seperti yang ditentukan KONI Pusat. Selain ini, hasil rapat ini akan ditindaklanjuti dengan rapat paripurna yang dijadwalkan akan digelar pada minggu keempat Januari 2018 di Banda Aceh.

“Kita juga akan melakukan paparan video serta buku yang berisi informasi cabang olah raga yang akan dipertandingkan di PON 2024. Ini cara untuk meyakinkan KONI Pusat untuk memilih kita sebagai tuan rumah bersama dengan Sumut,” kata dia.

Dalam rakor ini KONI Aceh sempat menayangkan video kesiapan venue yang saat ini sudah tersedia di Aceh. Delegasi KONI Sumut yang diketuai Chairul Azmi sempat terpukau menyaksikan Jantho Sport City (JSC) yang sedang dipersiapkan menggelar PORA 2018. Ia menilai JSC sebagai wujud nyata keseriusan Aceh menjadi tuan rumah PON XXI/2024.

“Kalau begini gairah kita untuk berjuang semakin tinggi. Artinya Sumut dan Aceh telah menunjukkan komitmen yang sama, yaitu sama-sama ingin menjadi tuan rumah yang baik,” kata Azmi.(mad)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help