Media Massa dan Bahasa

Peran media massa sangatlah perlu mengingat media massa berperan penting dalam berbagai aspek

Media Massa dan Bahasa

Oleh: Irawan Syahdi

Peran media massa sangatlah perlu mengingat media massa berperan penting dalam berbagai aspek. Berkaitan dengan bahasa, salah satunya adalah penyebaran kosakata, baik yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah, tentunya melibatkan berbagai macam media massa baik cetak maupun elektronik.

Ketersebaran kosakata tersebut melibatkan pelaku media massa yang salah satunya adalah jurnalis. Informasi yang disajikan oleh jurnalis bersama media massanya dengan menggunakan kosakata tersebut secara langsung atau tidak telah menyediakan data bagi pekamus untuk dijadikan sebagai bahan penyusunan kamus, dan yang nantinya untuk dapat digunakan secara baik dan benar tentunya masih perlu diolah kembali.

Kosakata baru yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah dalam bahasa Indonesia tidak hanya terbatas pada kosakata yang bersifat umum, tetapi juga dapat berupa kosakata yang berupa istilah. Dalam hal ini, kosakata tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyakat bahasa alam bidang keilmuan tertentu.

Peran media massa lainnya adalah mampu membangun pengaruh melalui penentuan konteks dan konstruksi peristiwa dengan menggunakan bahasa. Bahasa yang digunakan oleh media massa mewakili kelompok sosial dan politik tertentu. Kejadian-kejadian yang dianggap pantas untuk dimuat akan cenderung digunakan dalam masyarakat sebagai cara untuk membicarakan kelompok atau kejadian tertentu.

Bahasa dan khususnya pilihan kata yang digunakan oleh media massa menjadi penting karena media massa menceritakan peristiwaperistiwa, mengkonstruksikan realitas dari berbagai peristiwa tersebut, hingga menjadi artikel atau wacana yang bermakna. Dalam proses rekonstruksinya, bahasa merupakan instrumen pokok dalam menceritakan realitas tersebut.

Media massa juga merupakan bagian dari masyarakat yang berfungsi menyebarkan informasi tentang banyak aspek kehidupan masyarakat itu sendiri dengan menggunakan bahasa yang notabene merupakan hasil kebudayaan dari masyarkat tersebut yang akan terus berkembang. Jadi, pada dasarnya, media massa dan bahasa merupakan suatu kesatuan yang dapat mempengaruhi bagaimana situasi ataupun kondisi suatu masyarakat dengan memberikan informasi mengenai suatu peristiwa, yang kemudian juga dapat mempengaruhi pola berpikir masyarakat, bahkan berpengaruh secara mental.

Dalam hal ini kearifan para pelaku media massa sangat diperlukan dalam menggunakan bahasa terutama menentukan pilihan kata ketika membuat berita, sehingga dapat membantu dalam menciptakan kondisi sosial yang kondusif Marilah sejenak kita melakukan kilas balik mengenai peristiwa di ibu kota Jakarta yang berkaitan dengan kasus blasphemy yang menimpa mantan Gubernur Jakarta Basuki Cahya Purnama atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ahok. Begitu banyak berita dengan judul yang sangat ‘ambigu’ tentang beliau dan kasusnya tersebut.

Berita dengan judul-judulnya baik secara langsung maupun tidak telah menimbulkan keresahan dan mempengaruhi ondisi kondusif dalam masyarkat saat itu khususnya Jakarta. Marilah kita lihat contoh dul berita berikut ini: “Jakarta’s Christian governor Ahok found guilty in Islam blasphemy trial” Judul berita di atas bersumber dari http://www.abc.net.au/news/2017-05-09/jakartasoutgoing- vernor-ahok-found-guilty-inblasphemy-trial/8509936.

Bagi media massa tertentu khususnya media massa asing, tentu judul tersebut dianggap judul yang menarik bagi masyarakat untuk dibaca, dan akan menjadi “headline” tanpa memperdulikan dampak yang mungkin terjadi pada masyarakat. Judul tersebut secara langsung atau tidak akan mempengaruhi mental masyarakat dimana kasus tersebut terjadi. Pemilihan kata untuk judul di atas tersebut jelas sangat tidak bijak, dengan mempertentangkan antara kata Christian dan Islam. Hal ini tentu saja sangat mempengaruhi psikologi kedua komunitas, dan dapat menimbulkan kebencian di antara keduanya.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved